Prestasi atlet Banten kembali mendunia. Lifter (atlet angkat besi) Banten Rizki Juniansyah berhasil memboyong tiga medali perak pada Asian Youth & Junior Weight Lifting Championship 2019 di Pyongyang, Korea Utara.
RIKO BS – Kota Serang
Rizki Juniansyah sejak kecil telah mengenal cabang olahraga angkat besi. Remaja yang kini berusia 16 tahun itu memang terlahir dari keluarga atlet yang bernaung di Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga (PABSI).
Ayah Rizki, M Yasin, diketahui mantan atlet angkat besi nasional yang pernah tampil pada multievent internasional Sea Games mulai tahun 1983, 1985, 1987, 1989, dan 1993. Sedangkan ibunya, Yeni Rochaeni, merupakan atlet angkat berat Banten.
Namun, diakui pelajar kelas XI SMA itu, kemampuannya di bidang angkat besi tidak seketika datang lantaran darah atlet yang mengalir. Sama seperti atlet lain, ia juga mempelajarinya dari nol. Tepat saat usia Riski menginjak empat tahun. “Saya dari keluarga atlet. Dari kecil sudah mengenal angkat besi. Tapi, saya baru mulai menekuni latihannya sejak kelas empat SD. Sampai sekarang, latihan rutin setiap pagi dan sore,” kata Rizki, Senin (28/10).
Berkat ketekunannya berlatih serta kedisiplinan sang ayah yang juga menjadi pelatih angkat besi, Rizki mulai menyabet prestasi pada 2014. Tepatnya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten. Setelah ajang itu, prestasinya semakin moncer. Ia masuk sebagai atlet Pusat Pendidikan Latihan dan Pelajar (PPLP) Banten.
Mewakili nama PPLP Banten yang merupakan binaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten, karir Rizki cemerlang. Rentetan prestasi dipersembahkan oleh warga Kota Serang itu untuk nama baik Banten. Di antaranya, Rizki meraih medali emas Kejurnas Antar-PPLP 2017 dan medali emas Kejurnas PPLP 2018.
“Saya bercita-cita ingin sukses. Ingin membawa harum nama Banten di dunia olahraga. Bersyukur seluruh keluarga saya mendukung. Ayah selalu mengajarkan saya disiplin untuk berlatih,” jelas Rizki.
Selain membela nama PPLP Banten, Rizki juga memperkuat Pengcab PABSI Kota Serang. Pada Porprov Banten 2018 di Kabupaten Tangerang, ia mempersembahkan medali emas untuk KONI Kota Serang. Atas prestasinya itu, Rizki pun dipercaya oleh KONI Banten untuk merebut tiket PON Papua 2020. Hasilnya, pada ajang Pra PON 2019, Rizki lolos menembus peringkat tiga besar.
“Di Pra PON saya sudah lolos. Target ke depan untuk berjuang di PON Papua 2020. Semoga saya bisa kembali meraih prestasi,” harap Rizki.
Sementara untuk kejuaraan tingkat dunia, baru-baru ini Rizki pun membuat bangga Indonesia. Pada Asian Youth & Junior Weight Lifting Championship 2019 di Pyongyang, Korea Utara, Sabtu (19/10) hingga Minggu (27/10) lalu, Rizki sukses merebut tiga medali perak.
Medali tersebut diraih Rizki dari kelas Youth Men 67 kilogram dengan beban angkat 287 kilogram, kemudian snacth dan clean and jerk. Rizki mengungguli atlet Uzbekistan Khijoakbar Olimov dengan total beban yang diangkat 273 kilogram. “Saya sangat bersyukur bisa membawa pulang tiga medali perak untuk Indonesia,” ungkap Rizki.
Tiket menuju kejuaraan tersebut diperoleh Rizki lantaran ia merebut medali emas kejuaraan The 2nd Indonesia International Weight Lifting Championship 2019.
Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengapresiasi prestasi yang ditorehkan Rizki. Rumiah mengaku bangga atlet muda itu bisa mengibarkan bendera merah putih di kancah internasional. “Kami sangat bangga atas pencapaian Rizki. Rizki juga harapan Banten untuk merebut prestasi di PON Papua 2020,” ungkap Rumiah. (*)







