TANGERANG – Tiga orang kawanan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang biasa beraksi di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, dibekuk polisi, Jumat (25/10). Sebanyak 22 unit sepeda motor hasil curian kawanan itu turut diamankan sebagai barang bukti.
Ketiga kawanan yang bernama Eka Suparman, Samsudin, dan Muhammad Riski itu telah delapan kali beroperasi sejak akhir 2018 lalu. Sasaran komplotan tersebut adalah sepeda motor milik warga Neglasari. Mereka melakukan aksinya saat kondisi lingkungan warga sepi. Bermodalkan kunci letter T, kawanan itu berhasil mencuri 22 unit sepeda motor milik korban.
“Modusnya mengambil sepeda motor di depan kos-kosan, kontrakan, dan di dalam rumah pakai kunci letter T,” ungkap Kapolsek Neglasari Komisaris Polisi (Kompol) Manurung di aula Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (30/10).
Ketiga kawanan itu menjual motor hasil curian kepada ketiga orang penadah. Yakni, Said, Nisin, dan Rohyani. Harga setiap unit motor hasil curian bervariasi. Mulai dari Rp2 juta hingga Rp4 juta. “Mereka (pencuri dan penadah-red) semua ini asli orang Neglasari, satu kelompok,” katanya.
Identitas ketiga penadah motor curian terbongkar usai sindikat curanmor itu diringkus. Penangkapan sindikat curanmor itu berawal saat Eka dan Samsudin dipergoki mencuri motor di kawasan Perumahan Sitanala, Neglasari, Kota Tangerang, Jumat (25/10) pagi. “Karena panik, dua unit sepeda motor, milik pelaku dan korban ditinggal,” ungkapnya.
Identitas kedua pelaku terbongkar setelah polisi menelusuri motor pelaku yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Jumat (25/10) malam, keduanya berhasil diringkus di kawasan Salembaran, Kabupaten Tangerang. Eka dan Samsudin pun membeberkan identitas anggota komplotannya serta penadah motor curian.
Tak lama, polisi meringkus Muhammad Riski dan ketiga orang penadah motor curian. Sebanyak 22 unit sepeda motor curian turut diamankan. Sedangkan dua orang kawanan curanmor lain yang kabur masih diburu polisi. “Bagi warga yang merasa sepeda motornya dicuri, silakan datang ke Polsek untuk mengecek dan bila cocok bisa dibawa pulang,” imbaunya.
Sementara itu, Samsudin mengaku, baru pertama kali mencuri motor lantaran diajak oleh Eka. “Saya diajak, ini baru pertama kali dan saya sangat menyesal melakukannya,” ungkapnya. (one/nda/ira)
