CILEGON – Walikota Cilegon Edi Ariadi dikabarkan telah memimpin DPW Partai NasDem Provinsi Banten mengantikan Wawan Iriawan. Kabar itu dibenarkan Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Banten Aries Halawani. Menurut Aries, saat ini Edi masih berstatus sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Harian DPW NasDem Provinsi Banten.
Kata Aries, Edi secara definitif akan menjadi Ketua DPW NasDem Provinsi Banten jika sudah merampungkan struktur kepengurusan DPW. “Diberikan waktu 90 hari ke depan untuk memberikan struktur secara lengkap. Baru setelah itu diresmikan,” ujar Aries, Kamis (21/11).
Mengenai surat keputusan Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Banten dijabat Edi Ariadi, saat ini tinggal menunggu waktu. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pengurus DPP Partai NasDem, SK penetapan Edi tinggal ditandatangani Surya Paloh sebagai ketua umum.
Wakil Ketua DPP NasDem Irma Suryani mengatakan, pengisian jabatan ketua partai di daerah tidak lama jika usulannya sudah masuk. “Bisa satu hari paling cepat atau satu minggu paling lama. Kalau usulannya sudah masuk, tinggal tunggu saja. Karena SK ketua partai semua ditandatangani Pak Surya Paloh,” kata Irma yang dihubungi Radar Banten, kemarin siang.
Namun, Irma mengaku belum mengetahui SK penetapan tersebut bakal diberikan ke pengurus di daerah. “Saya belum tahu ya, karena itu kewenangan bidang OKK (organisasi keanggotaan dan kekaderan-red),” jelasnya.
Terkait jabatan mantan Ketua DPW NasDem Banten Wawan Iriawan yang kini menjadi Sekretaris Mahkamah Partai, Irma mengaku kewenangannya luas. “Sama seperti Mahkamah Konstusi-lah kalau di pemerintah. Ini kewenangannya luas soal kepartaian,” ujarnya.
Sementara itu, Edi Ariadi mengaku kedekatannya dengan Partai NasDem sejak 2006. Berawal dari salah satu fungsionaris DPP yang sempat berkunjung ke Kota Cilegon. “Kebetulan waktu itu Pak Feri Mursidan Baldan (mantan menteri Agraria dan Tata Ruang) ke Cilegon. Beliau dulu di NasDem. Sempat terjadi pertemuan dan berlanjut,” paparnya. Edi bahkan mengaku sudah pernah bertemu dengan Surya Paloh.
Saat ditanya apakah sudah memiliki kartu tanda anggota Partai NasDem, Edi mengakuinya. “Kalau itu sepertinya sudah. File di DPP NasDem mungkin sudah ada nama saya,” jelasnya.
Disinggung pencalonan di Pilkada Cilegon 2020, Edi mengaku hingga saat ini belum berkeinginan. “Kasih kesempatan ke yang lain dululah, saya masih belum kepikiran maju lagi,” ungkap Ketua IKA Alumni Unpad Provinsi Banten ini. (air-bam/aas/ags)








