TANGERANG – RSUD Tangerang saat ini sedang memantau tujuh orang terkait dengan antisipasi penyebaran virus Corona. Mereka terdiri atas tiga berasal dari wilayah Tangerang dan empat warga negara asing (WNA) yang yang baru tiba dari negara-negara terjangkit virus corona.
“Ada beberapa pasien yang masih dalam pemantauan belum dikategorikan positif, baru datang dari luar negeri kemudian dapat surat kewaspadaan dari KKP pengawasan langsung oleh puskesmas,” kata Direktur RSUD Tangerang Nanik Isnaini setelah rapat pencegahan virus corona di ruang rapat wareng, perkantoran Bupati, Tigaraksa, Selasa (3/3).
Ia melanjutkan, sebagai satu dari dua rumah sakit di Banten yang menjadi rujukan dalam penanganan virus corona, pihaknya sudah mempersiapkan fasilitas berupa ruang isolasi dengan tujuh tempat tidur dan ruang laboratorium. Nanik juga mengaku, sudah menggelar pelatihan internal simulasi guna mengecek kesiapan tenaga medis.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi menambahkan, sebelumnya ada 18 orang suspect corona. Sebanyak 17 orang dalam pemantauan dan satu orang lagi dalam pengawasan. Saat ini, kata Hendra, kondisi mereka sudah membaik.
Untuk mencegah penyebaran virus corona, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengaku, sudah menginstruksikan semua jajarannya melakukan pencegahan dan penanganan. “Saya sudah instruksikan melakukan pemantauan dan mengantisipasi penyebaran corona,” kata Zaki. (Wifi)







