SERANG – Jumlah warga terjangkit Covid-19 di Kota Serang bertambah. Total ada tujuh orang dinyatakan positif Covid-19. Terakhir, ibu rumah tangga (IRT) asal Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocokjaya, dinyatakan positif Covid-19.
Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Selasa (5/5), total ada tujuh orang positif Covid-19. Empat orang dirawat, dua orang sembuh dan satu orang meninggal dunia. Mereka tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Serang tiga orang, Cipocokjaya satu pasien, Taktakan dua orang dan Walantaka satu orang.
Sementara orang dalam pemantauan (ODP) total 307 orang, sebanyak 274 orang selesai dipantau, dan tersisa 33 orang dalam pemantauan. Untuk pasien dalam pemantauan (PDP) berjumlah 23 orang dengan 15 orang telah dinyatakan sembuh dan delapan pasien masih dalam pengawasan.
Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan, seorang IRT berinisial A terkonfirmasi positif Covid-19 per Senin (4/5). “Inisialnya A, usianya 41 tahun, pekerjaan hanya sebagai IRT saja,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (5/5).
Kata Hari, pasien 07 terkonfirmasi positif tidak memiliki riwayat perjalanan maupun kontak dengan orang yang terindikasi Covid-19. “Pasien ini tidak pernah kemana-mana. Dia hanya di rumah dan sekitarnya saja. Memang khawatirnya kontak dari keluarga inti baik suami, anak atau yang lainnya,” katanya.
Kata Hari, sebelumnya pasien 07 berstatus PDP. Dia dirawat di RSUD Banten sejak 18 April lalu. Setelah hasil uji swab keluar pada Senin (4/5), A terkonfirmasi positif. “Saat ini untuk keluarganya akan dilakukan penyelidikan epidemologis terlebih dahulu,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang M Ikbal mengatakan, total kasus terkonfirmasi positif saat ini di Kota Serang tercatat sebanyak tujuh kasus. “Yang ditemukan terakhir dari Kecamatan Cipocokjaya, sekarang dirawat di RSUD Banten. Saat ini, ada empat pasien positif masih dalam perawatan,” pungkasnya. (fdr/nda)









