WALANTAKA – Warga RT 029 RW 02, Lingkungan Cirogol, Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, mementingkan perbaikan selokan. Alasannya, saluran air pembuangan itu membuat lingkungan mereka kotor dan sarang penyakit.
“Kalau sekarang, yang paling penting sih bikin saluran air supaya bisa mengalir, karena di beberapa titik, got kami rusak dan airnya mampet. Selain untuk menunjang penataan di Lomba Resik Lan Aman (LRLA), juga agar tidak ada genangan yang bisa dimanfaatkan nyamuk,” jelas Sukriyadi, Ketua RT 029, Senin (26/5).
Ia menjelaskan, perbaikan selokan penting. Terlebih ada tujuh warga RT 029 yang terjangkit demam berdarah sebelum bulan Ramadan. “Oleh karena itu, penting membangun got agar airnya mengalir. Tidak ada genangan,” ujarnya.
Sukriyadi mengaku, warganya kompak menata lingkungan saat menghadapi penilaian LRLA tahap pertama. Untuk penilaian tahap kedua nanti, ia yakin, hasilnya bisa lebih baik.
“Kalau bulan puasa kemarin kan penataan cuma dilakukan warga pas malam. Sekarang mah bisa lebih leluasa, karena bisa siang-malam. Rencananya sih mulai minggu depan kami mulai lagi penataannya,” kata Sukriyadi.
Salah satu pemuda RT 029 Hadiyat menyatakan, LRLA telah mengubah kampungnya menjadi lebih bersih dan indah. Warga telah melakukan pengecatan dan penghijauan.
“Kami (pemuda-red) turut serta membantu penataan. Dari bikin pagar, pasang pagar, sampai pengecatan, kami ikut. Untuk tahap kedua, kami juga akan turun lagi membantu melakukan penataan,” ujar Hidayat. (rio/don)










