slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Adab Islam dan Karantina Pesantren di Masa Pandemi Covid-19

Redaksi by Redaksi
08-06-2020 09:20:46
in Berita Utama, Umum
Adab Islam dan Karantina Pesantren di Masa Pandemi Covid-19
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh Dr. Fadlullah, S.Ag., M.Si.

Sekretaris Jenderal Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten

Kata “karantina” berasal dari quarantena, bentuk bahasa Venesia yang berarti “empat puluh hari”. Istilah ini berasal dari isolasi kapal selama 40 hari dalam rangka praktik pencegahan penyakit pes. Saat ini, istilah karantina di Indonesia mengemuka terkait dengan wabah Covid-19 dengan masa inkubasi 14 hari.

Baca Juga :

Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolda Banten Tekankan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan

Kota Serang Pertahankan Raihan WTP Sembilan Tahun Berturut-turut

Pemkab Pandeglang Sukses Pertahankan Predikat WTP 10 Kali Beruntun

Untirta dan PT Natura Alamindo Utama Luncurkan Minuman Herbal ERJ300 Berbasis Royal Jelly

Penerapan karantina atau lockdown terhadap suatu wilayah tertentu dilakukan dalam rangka mencegah perpindahan orang, baik masuk maupun keluar wilayah tersebut untuk tujuan tertentu yang mendesak, seperti pencegahan penyebaran coronavirus 2019 (COVID-19). Di Indonesia dikenal Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) untuk wilayah provinsi dan kabupaten/kota dan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) untuk wilayah kecamatan, kelurahan dan RT/RW. Selama PSBB/PSBL pendatang yang akan masuk ke wilayah tersebut harus memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) dari pemegang otoritas dan pendatang di wilayah RT/RW harus dikenal oleh warga setempat. Pendatang juga wajib melapor kepada pengurus RT/RW.

Konsep karantina khususnya PSBL di atas selaras dengan sistem Pondok Pesantren sebagai satuan pendidikan masjid berasrama. Pesantren merupakan subkultur masyarakat di mana kiai bersama santri tinggal dan melakukan interaksi pendidikan di dalamnya. Tidak jarang kiai juga melayani konsultasi keagamaan untuk masyarakat umum dalam memecahkan problematika umat. Tamu atau pengunjung wajib lapor kepada petugas yang berjaga sehingga interaksi sosial di dalam lingkungan pesantren terkendali aman dan tertib.

Realitas pendidikan pesantren terdapat tiga keadaan: (1) Pesantren dengan kondisi sepenuhnya santri mukim dengan interaksi tertutup, (2) Pesantren dengan kondisi sepenuhnya santri mukim dengan interaksi terbuka dengan lingkungan masyarakat. (3) Pesantren melaksanakan pendidikan formal dengan kondisi santri tidak seluruhnya mukim. Ketiga kondisi ini memiliki kompleksitas yang berbeda. Model ketiga lebih rumit dibandingkan dengan model kedua dan pertama. Pesantren dengan kondisi interaksi santri terbuka perlu mengupayakan pengendalian santri tetap di lingkungan pesantren; dan mengatur agar santri yang tidak mukim tidak memasuki wilayah asrama. Kemudian berkoordinasi dengan tim satgas covid-19 pada tingkat desa/ kelurahan setempat terkait kedatangan santri.

Pondok Pesantren dengan sistem asrama mengadopsi konsep karantina lokal sehingga sangat mungkin untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru yang dicanangkan Pemerintah. Penerapan protokol keshatan di pesantren sama mudahnya dengan pembukaan Masjid di tingkat RT/RW. Lebih mudah dibandingkan pembukaan tempat hiubaran yang sudah dilakukan oleh beberapa pemerintah daerah. Meskipun demikian, para kiai pimpinan pondok pesantren perlu memiliki pedoman khusus pelaksanaan pendidikan di pondok pesantren di musim pandemi Covid-19 sehingga lebih terarah, terorganisir, dan dapat “mengunci risiko” wabah Covid-19 secara bijaksana.

Pesantren membentuk gugus tugas covid-19 dan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehtan melalui puskesmas untuk melakukan adaptasi kenormalan baru dengan implementasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sesuai protokol kesehatan. Sebelum kedatangan santri, gugus tugas Covid-19 Pondok Pesantren melakukan desinfektan sarana belajar di lingkungan Pesantren, seperti meja, kursi, papan pintu, dinding dan sebagainya. Juga menyediakan tempat cuci tangan (wastafel) yang memadai dengan air mengalir dan sabun.

Setelah segala persiapan dilakukan, pesantren menginstruksikan kepada santri untuk melakukan karantina mandiri di rumah sekurang-kurangnya 8 (delapan) hari sebelum santri datang ke pondok. Saat santri datang ke pondok membawa surat pernyataan telah melakukan karantina mandiri yang ditandatangani oleh orang tua/wali.

Pesantren melakukan pengaturan masuk berdasarkan zona. Santri dari zona merah masuk pondok lebih awal untuk mengikuti program karantina selama 14 hari.

Setelah santri di zona merah selesai melaksanakan karantina mandiri, kemudian santri dari zona hijau masuk pondok. Gugus tugas Covid-19 Pesantren dengan bantuan Puskesmas atau layanan kesehatan lainnya melakukan pengecekan kondisi umum (KU) kesehatan santri. Seperti suhu badan, memastikan tidak adanya gejala covid19 seperti demam, sakit kepala, ruam kaki, diare, flu, batuk, sakit kulit; dan santri tidak memiliki riwayat sakit bawaan.

SKRINING SANTRI

Pisahkan santri yang sehat dari yang sakit. Santri dengan suhu badan di atas 38; yang memiliki riwayat sakit bawaan dan atau kurang sehat disarankan untuk kembali ke Rumah. Mereka dianjurkan untuk melakukan Rapid Test dan melakukan Swab untuk mereka yang hasil rapid test nya reaktif.

Santri yang lolos skrining kesehatan menjalani program masa inkubasi 14 Hari. Selama masa inkubasi, Pesantren mengatur belajar santri di Kelas dengan pola shift. Durasi waktu pembelajaran disederhanakan dan kegiatan di kelas mengunakan physical distancing dengan jumlah santri maksimal 20 orang.

Para santri melaksanakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak menimbulkan stres, seperti tadarus dan tadabur Alquran, olahraga, serta istirahat dan tidur yang cukup. Santri dengan bimbingan Kyai dan adatidz memperbanyak dzikir dan doa untuk keselamatan bangsa dan umat manusia dari ancaman wabah Covid-19.

Dalam interaksi sosial di lingkungan pesantren, santri menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sesuai protokol kesehatan covid19 seperti cuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Membiasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah beraktifitas selama 20 detik hingga bersih. Menghindari menyentuh wajah, hidung atau mulut saat tangan masih kotor sebelum cuci tangan. Membiasakan etika batuk dan bersin seperti menutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk dengan tisu dan membuang tisu ke tempat sampah. Membiasakan diri memakai masker bagi yang sakit batuk atau bersin.

Santri dilatih bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan pondok dan kebersihan kamar. Santri menjauhkan diri dari kebiasaan yang mendatangkan jamur serta sumber bakteri jahat, seperti bertukar handuk dan menyimpan pakaian kotor di kamar.

Pesantren menjaga imunitas tubuh santri dengan menyediakan makanan dan minuman yang sehat. Pesantren memberikan makanan yang memenuhi gizi seimbang. Terutama sarapan pagi santri yang mengandung vitamin C seperti sayuran dan buah-buahan. Pesantren juga melakukan pengecekan terhadap menu jajanan yang disajikan di kantin. Menu harus dijamin bersih dan higienis.

Selain itu, pesantren menyediakan unit kesehatan pesantren (puskestren). Pesantren berkoordinasi dengan Puskesmas atau layanan kesehatan lainnya untuk melakukan intervensi tindakan kesehatan bila ditemukan santri yang mengalami gejala Covid-19 atau sakit lainnya. Sebagai bentuk pertolongan pertama, Puskestren menyediakan obat-obatan untuk gejala ringan dan suplemen vitamin-C untuk santri yang terindikasi sakit.

Setelah menerapkan program inkubasi selama 14 hari dan tidak ada kasus yang berarti, maka kegiatan Pesantren berjalan normal seperti biasa. Namun pengendalian terhadap faktor-faktor yang berpotensi membawa masuknya Covid-19 ke dalam Pesantren harus diperketat. Misalnya, dengan menerapkan ijin keluar masuk bagi guru, tenaga kependidikan dan santri serta setiap orang yang datang ke pesantren seperti tamu, orangtua murid/ wali, penyedia barang bagi pesantren dan lainnya. Kemudian memperlakukan protokol kesehatan covid19 kepada semua tamu/pengunjung dengan pengecekan suhu, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, dan mengenakan masker.

Dengan menjaga dan mengamalkan adab Islam secara konsisten insya Allah pondok pesantren menjadi pelopor kebersihan lingkungan dan kebersihan diri, serta kesucian hati dan pikiran, sehingga terwujud masyarakat yang sehat bebas dari virus termasuk Covid-19. Adab tersebut meliputi: budaya cuci tangan, berwudhu secara sempurna, mandi, pake masker bagi yang batuk/bersin, makan/minum yang halal dan bergizi seimbang; rajin sholat, zikir, doa dan tadabbur Al Qur’an, serta olah raga dan istirahat yang cukup. Adab Islam tersebut dilakukan sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan selama Pandemi untuk menjaga keselamatan jiwa (hifdz an-nafs). Dengan ikhtiar ini, semoga pendidikan Pesantren terus berkontribusi untuk kemajuan umat bangsa dan negara. (*)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Musyawarah Ojol Dibubarkan Polisi

Next Post

Antrean Penumpang KRL Mengular Ratusan Meter di Stasiun Rangkasbitung

Related Posts

Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolda Banten Tekankan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan
Berita Utama

Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolda Banten Tekankan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan

by Fahmi
Rabu, 27 Mei 2026 09:22

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten menggelar Salat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Baiturrahman Polda...

Read moreDetails

Kota Serang Pertahankan Raihan WTP Sembilan Tahun Berturut-turut

Pemkab Pandeglang Sukses Pertahankan Predikat WTP 10 Kali Beruntun

Untirta dan PT Natura Alamindo Utama Luncurkan Minuman Herbal ERJ300 Berbasis Royal Jelly

Strategi Pemkot Tangsel Cegah Server Down dan Keamanan Data Pendaftaran SPMB 2026

Niat dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

Pemkab Lebak Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK Banten

JB Kurban 124 Ekor Sapi dan Domba pada Idul Adha 1447 Hijriah

Rupiah Melemah, Ini Penyebab dan Pilihan Investasi Rendah Risiko

Igor Tolic Resmi Jadi Pelatih Persib Bandung Gantikan Bojan Hodak

Next Post
Antrean Penumpang KRL Mengular Ratusan Meter di Stasiun Rangkasbitung

Antrean Penumpang KRL Mengular Ratusan Meter di Stasiun Rangkasbitung

RT 06 Pipitan PeDe Jadi Juara

RT 06 Pipitan PeDe Jadi Juara

Bertahap, RT 06 Ciwiru Tambakan Berbenah

Bertahap, RT 06 Ciwiru Tambakan Berbenah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolda Banten Tekankan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan

Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolda Banten Tekankan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan

Rabu, 27 Mei 2026 09:22
Kota Serang Pertahankan Raihan WTP Sembilan Tahun Berturut-turut

Kota Serang Pertahankan Raihan WTP Sembilan Tahun Berturut-turut

Rabu, 27 Mei 2026 09:12
Pemkab Pandeglang Sukses Pertahankan Predikat WTP 10 Kali Beruntun

Pemkab Pandeglang Sukses Pertahankan Predikat WTP 10 Kali Beruntun

Rabu, 27 Mei 2026 09:10
Untirta dan PT Natura Alamindo Utama Luncurkan Minuman Herbal ERJ300 Berbasis Royal Jelly

Untirta dan PT Natura Alamindo Utama Luncurkan Minuman Herbal ERJ300 Berbasis Royal Jelly

Rabu, 27 Mei 2026 09:07
Spmb kota tangsel 2026

Strategi Pemkot Tangsel Cegah Server Down dan Keamanan Data Pendaftaran SPMB 2026

Rabu, 27 Mei 2026 09:03
Niat dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

Niat dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

Rabu, 27 Mei 2026 08:46
Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolda Banten Tekankan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan

Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolda Banten Tekankan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan

Rabu, 27 Mei 2026 09:22
Kota Serang Pertahankan Raihan WTP Sembilan Tahun Berturut-turut

Kota Serang Pertahankan Raihan WTP Sembilan Tahun Berturut-turut

Rabu, 27 Mei 2026 09:12
Pemkab Pandeglang Sukses Pertahankan Predikat WTP 10 Kali Beruntun

Pemkab Pandeglang Sukses Pertahankan Predikat WTP 10 Kali Beruntun

Rabu, 27 Mei 2026 09:10
Untirta dan PT Natura Alamindo Utama Luncurkan Minuman Herbal ERJ300 Berbasis Royal Jelly

Untirta dan PT Natura Alamindo Utama Luncurkan Minuman Herbal ERJ300 Berbasis Royal Jelly

Rabu, 27 Mei 2026 09:07
Spmb kota tangsel 2026

Strategi Pemkot Tangsel Cegah Server Down dan Keamanan Data Pendaftaran SPMB 2026

Rabu, 27 Mei 2026 09:03
Niat dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

Niat dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

Rabu, 27 Mei 2026 08:46

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolda Banten Tekankan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan

Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolda Banten Tekankan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan

by Fahmi
Rabu, 27 Mei 2026 09:22

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten menggelar Salat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Baiturrahman Polda...

Kota Serang Pertahankan Raihan WTP Sembilan Tahun Berturut-turut

Kota Serang Pertahankan Raihan WTP Sembilan Tahun Berturut-turut

by Nahrul Muhilmi
Rabu, 27 Mei 2026 09:12

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak