TAKTAKAN–Penataan lingkungan RT 01 RW 07, Lingkungan Kepandean Got, Kelurahan Taktakan belum rampung. Namun, RT 01 memiliki spot foto yang sudah memesona dan diberi nama Taman Aje Kendor.
Taman Aje Kendor dibuat oleh pemuda dengan konsep spot foto yang instagramabel. Lokasinya berada di paling sudut lingkungan dengan latar belakang suasana persawahan. Pemuda membuat spot foto berbentuk love dari bambu, lengkap dengan jembatan bambu.

Biasanya, setiap sore taman ini ramai dikunjungi warga untuk berfoto. Para pemuda juga membuat tulisan Aje Kendor dan Wis Angel dari bambu. Penataan di lokasi ini memang ditugaskan kepada pemuda untuk menatanya.
Sedangkan dari bagian depan hingga ke dalam permukiman, merupakan tugas bapak-bapak untuk menata. Seperti yang terlihat saat Radar Banten berkunjung pada Sabtu (3/7) sore. Bapak-bapak sedang mengecat dinding rumah warga.
Ada gambar pemandangan alam, kalimat imbauan pola hidup bersih dan sehat, serta membuat pagar dari bambu. Lingkungan padat penduduk ini mulai tertata dengan banyaknya pot tanaman di pekarangan rumah. Di bagian tengah permukiman, terdapat lahan sekira 15 meter persegi.
Di lahan yang biasa dimanfaatkan warga untuk berolahraga seperti sepak bola dan voli ini, dibuat saung mini untuk berteduh, selain itu juga ada wahana bermain anak seperti ayunan dan perosotan. Di pojok lapangan, ada pos ronda yang masih belum dilengkapi alat keamanannya.
Ketua RT 01 Miari mengatakan, setelah mendapat informasi terkait Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2021, warga langsung melaksakan rapat terkait konsep penataan dan pembagian tugas penataan. “Bapak-bapak pengecatan, pemuda pembuatan spot foto, ibu-ibunya fokus ke kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Setelah pembagian tugas tersebut, kata Miari, warga mulai bergerak sesuai tugas masing-masing. Namun jika setiap Sabtu dan Minggu, semuanya gotong-royong bersama dan mengumpulkan iuran. “Semuanya kompak, enggak hanya nyumbang tenaga, tapi juga nyumbang uang,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Taktakan Erlinawati menambahkan, kekompakan warga RT 01 patut diacungi jempol. Hal tersebut menjadi acuan bagi Pemerintah Kelurahan untuk lebih rajin memantau progress penataan di lingkungan ini. “Bahkan kami sampai malam pun masih bersama warga, ikut menemani gotong royong,” pungkasnya. (mg06/nda)









