slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Love Story

Ngetes Istri, Uang Ilang Justru Disimpan

Redaksi by Redaksi
23-08-2021 09:05:41
in Love Story
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Sapri (29) nama samaran termasuk lelaki yang tak mudah percaya kepada orang, termasuk dengan istrinya sendiri, sebut saja Inem (28). Ia sengaja meninggalkan uang di saku celana dan kemeja saat akan dicuci oleh istri, tujuannya untuk mengetes kejujuran Inem, tapi ternyata Inem tak pernah bilang kalau ada uang tertinggal, rumah tangga mereka pun hampir bercerai. Astaga.

Ditemui Radar Banten di kediamannya di Kecamatan Ciruas, Minggu (22/8), Sapri siang itu sengaja mengundang untuk ngopi dan makan siang. Curhatannya soal masa awal rumah tangga pun berlangsung.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Pernikahan mereka sudah sejak tiga tahun lalu. Waktu itu keduanya dijodohkan orangtua. Sebenarnya Sapri belum terlalu yakin dengan Inem, tapi karena bapaknya sudah sepakat, ia cuma bisa manut.

Maklumlah Sapri memang lumayan keren, pendidikannya juga sampai S1, sedangkan Inem gadis desa yang cantik jelita. Tapi bagi Sapri yang waktu itu baru lulus kuliah dan masih sok pintar, kecantikan bukan ukuran dalam memilih pasangan. “Biasalah, masih ideologis gitu, padahal mah saya juga enggak pinter-pinter amat,” ujar Sapri.

Bahkan di malam pertamanya pun, Sapri dan Inem tidak melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan. Keduanya masih malu-malu, dan malah terlelap tidur. “Dianya juga enggak minta, yaudah tinggal tidur aja,” katanya.

Saat di malam keempat, mereka masih belum mulai pertempuran. Hingga malam berikutnya, mungkin Inem curhat kepada ibunya soal kesunyian di malam pertama. Hari itu, entah ada angin apa, seluruh keluarga Inem pergi ke rumah saudara. Katanya sih ada acara, tapi mereka berdua tak diajak dan dibiarkan di rumah.

Saat suasana sepi tengah malam, Sapri tak bisa menahan hasratnya sebagai lelaki. Malam itu pun ia menjalankan kewajibannya sebagai suami, membuat Inem merem melek menikmati.

Rumah tangga mereka sih awalnya harmonis, Sapri bekerja sebagai guru agama dan punya usaha ruko sembako, sedangkan Inem mengurus rumah. Meski masih menumpang di rumah mertua, tapi Sapri sangat enjoy menjalani hari.

Tapi meski sudah setahun bersama, di lubuk hati Sapri yang paling dalam, ternyata masih ada keraguan kepada Inem. Maklum, mereka belum lama kenal tapi sudah dinikahkan. Maka Sapri pun berinisiatif mengetes kejujuran istrinya dengan sengaja meninggalkan uang di kantung celana.

“Pertama saya tinggalin 200 ribu, ternyata dia enggak bilang, kedua 300 ribu, hilang, ketika 500 ribu, hilang juga,” katanya.

Sapri mulanya mencoba bersikap biasa, mencoba sedikit-sedikit menerima semua kekurangan Inem, termasuk sikap ketidakjujurannya. Tapi lama kelamaan, Sapri termakan emosi, soalnya upah mengajar selalu tertunda, ditambah usaha rukonya juga sepi pembeli.

Sapri mulai tak bisa mengontrol sikap kesalnya, tapi saat ia hendak melampiaskan unek-uneknya selama ini, Sapri diberi kejutan  hasil tespek dua garis biru. “Saya bakal punya anak,” katanya bangga.

Amarah Sapri pun mereda, yang tadinya mau marah, tapi tak jadi karena kabar bahagia itu. Tapi Sapri kembali galau karena tak punya uang untuk biaya cek up istri. “Tetap pusing lagi sayanya, enggak punya duit,” ungkapnya.

Tapi ternyata, saat Sapri jujur kalau tak punya uang, Inem mengeluarkan sejumlah uang dari dalam toples, ia bilang kalau uang itu uang yang ditemukannya di saku celana Sapri. “Ternyata masih dia simpen,”katanya.

Bukan cuma itu, Inem juga selalu menyisihkan setiap uang pemberian suami selama setahun di tabungan. Alhasil, saat melahirkan, Sapri tak pusing cari pinjaman karena ada uang tabungan istri. “Alhamdulillah, ternyata istri saya pinter nabung,” katanya.

Sejak itu Sapri mulai merasa tak ada keraguan lagi kepada Inem. Malah ia semakin cinta dan sayang anak istri, rumah tangga harmonis hingga kini. Subhanallah, semoga langgeng ya, Kang. (drp/air)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Menko Airlangga Apresiasi Terobosan Pemda Kalsel, Bantu Isoman Covid-19 dengan Hasil Panen Petani

Next Post

Peluang dan Tantangan Usaha: Srategi Bertahan di Tengah Pandemi

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Peluang dan Tantangan Usaha: Srategi Bertahan di Tengah Pandemi

Peluang dan Tantangan Usaha: Srategi Bertahan di Tengah Pandemi

Cara Mudah Merawat Taman Depan Rumah

Sembilan Cara Mengidentifikasi dan Merealisasikan Potensi Wirausaha

Sembilan Cara Mengidentifikasi dan Merealisasikan Potensi Wirausaha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama; Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama;Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Rabu, 22 April 2026 19:52
Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Rabu, 22 April 2026 19:19
Lampaui Nasional, Budi Rustandi Bawa Daya Saing Kota Serang Top 3 Banten

Lampaui Nasional, Budi Rustandi Bawa Daya Saing Kota Serang Top 3 Banten

Rabu, 22 April 2026 19:08
Driver Ojol Datangi Pendopo Bupati Serang, Minta Perlindungan Sosial

Driver Ojol Datangi Pendopo Bupati Serang, Minta Perlindungan Sosial

Rabu, 22 April 2026 19:02
Keren, Produk UMKM Kota Serang Masuk Pasar Modern

Keren, Produk UMKM Kota Serang Masuk Pasar Modern

Rabu, 22 April 2026 18:53
49 Siswa MTs Al Inayah Keracunan, SPPG-nya Langsung Ditutup BGN

49 Siswa MTs Al Inayah Keracunan, SPPG-nya Langsung Ditutup BGN

Rabu, 22 April 2026 18:39
Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama; Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama;Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Rabu, 22 April 2026 19:52
Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Rabu, 22 April 2026 19:19
Lampaui Nasional, Budi Rustandi Bawa Daya Saing Kota Serang Top 3 Banten

Lampaui Nasional, Budi Rustandi Bawa Daya Saing Kota Serang Top 3 Banten

Rabu, 22 April 2026 19:08
Driver Ojol Datangi Pendopo Bupati Serang, Minta Perlindungan Sosial

Driver Ojol Datangi Pendopo Bupati Serang, Minta Perlindungan Sosial

Rabu, 22 April 2026 19:02
Keren, Produk UMKM Kota Serang Masuk Pasar Modern

Keren, Produk UMKM Kota Serang Masuk Pasar Modern

Rabu, 22 April 2026 18:53
49 Siswa MTs Al Inayah Keracunan, SPPG-nya Langsung Ditutup BGN

49 Siswa MTs Al Inayah Keracunan, SPPG-nya Langsung Ditutup BGN

Rabu, 22 April 2026 18:39

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama; Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama;Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

by Agung S Pambudi
Rabu, 22 April 2026 19:52

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID—Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, menggelar kegiatan apel ikrar sebagai bentuk komitmen bersama...

Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

by Adam Fadillah
Rabu, 22 April 2026 19:19

Potret kemiskinan di Kota Cilegon. Angkanya naik menjadi 157 ribu orang.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak