SERANG – Mundurnya Al Muktabar dari jabatan Sekda Banten terus mendapat sorotan. Sekretaris Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan berharap, Al Muktabar menjadi pejabat terakhir yang meninggalkan jabatan di saat penting.
“Saya juga berharap WH (Wahidin Halim-red) ini dapat membawa kepemimpinan di Banten ini layaknya seorang bapak. Seorang Bapak tidak akan membiarkan anaknya kabur dari rumah meski sebesar apapun persoalan yang dihadapi,” kata Fitron.
Selain itu, Gubernur sebagai pimpinan adalah Dai bukan seorang hakim. Dai membimbing, mengajak bicara dan mencegah sekecil apapun kelalaian dan kesalahan. “Berbeda jika gubernur itu hakim. Ya memang kerjanya untuk menghakimi, menunjukkan kepada publik seseorang ini salah atau benar, mampu atau tidak,” ujarnya.
Sudah 21 pejabat, sudah macam drama yang diputar di XXI. “Jangan ada drama yang lebih mengemuka dari pada keunggulan kompetitif kinerja,” tegas Fitron. (air)








