Tidak jauh berbeda juga terjadi di RT 02/03 Boru Baros masih di Kelurahan Cilaku. Di RT ini, warga juga menghiasi kampung dengan aneka cat dan lampion yang dibuat dari botol minuman bekas. Di sini warga juga membangun taman duduk bagi warga. Bangkunya dibuat oleh warga sendiri dengan memanfaatkan drum-drum bekas yang disulap menjadi kursi unik.
Lurah Cilaku Safari mengatakan, senang warganya kompak dalam melakukan pembersihan dan penatan lingkungan.
“Sebab kalau lingkungan bersih, rapi, kan yang enak buat warga juga,” ujarnya.
Diakui Safari, siap mensupport warga yang ingin mengubah lingkungannya menjadi lebih baik dan bersih.
“Saya senang ada lomba ini (LRLA-red) sebab dapat memacu warga kami untuk berbenah. Kalau soal menang dan tidak, itu masalah lain. Yang jelas, dari lomba ini terbangun kesadaran bersama untuk menata lingkungan. Itu yang penting,” katanya.
Di Lingkungan Sempu Seroja, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, juga mengalami hal sama. Di kampung ini, warga juga menyulap gang-gang menjadi lebih bersih dan bewarna.(*)











