• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Aksi Bawa Keranda, Mahasiswa Tuding Gubernur Banten Gagal Jalankan Reformasi Agraria 

Redaksi by Redaksi
Sabtu, 25 September 2021 06:28
in Berita Utama, Umum
0
Aksi Bawa Keranda, Mahasiswa Tuding Gubernur Banten Gagal Jalankan Reformasi Agraria 
0
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Banten di bawah pimpinan Gubernur Banten dianggap gagal melaksanakan tugas dalam melaksanakan reformasi. Ini dibuktikan, masih ditemukannya persoalan sengketa tanah milik petani dalam pembuatan Tol Serang-Panimbang. 

Hal itu terungkap saat puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Koaliasi Aksi Mahasiswa saat menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional Tahun 2021 di Jalan Jenderal Sudirman, Ciceri, Kota Serang, Jumat (24/9). 

Aksi diikuti puluhan dari berbagai organisasi kemahasiswaan di wilayah Kota Serang dan Kabupaten Serang itu, dimulai dari pukul 14.30 WIB. Selain membawa poster bertuliskan protes, mahasiswa membawa keranda ditutup kain hitam sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah. Aksi puluhan mahasiswa itu berakhir sekira pukul 17.30 WIB setelah selesai satu persatu perwakilan organisasi mahasiswa berorasi. 

Aktivis perwakilan PC PMII Kota Serang Apit mengatakan, implementasi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok Agraria belum terealiasi, khususnya Banten.

“Gugus Tugas Reforma Agraria Banten yang dipimpin Gubernur Banten gagal, buktinya masih mudah menemukan sengketa lahan pertanian yang masih terjadi,” ujarnya disela-sela aksi. 

Kata Apit, pembangunan tol Serang – Panimbang masih menyisakan persoalan sengketa tanah antara pemerintah dan petani sebagai pemilik lahan. Padahal, seharusnya persoalan tersebut bisa segera teratasi. “Itu bentuk kegagalan,” katanya. 

Kata Apit, Pemprov Banten hingga kini belum secara tegas menerapkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan. Sehingga, ketahanan pangan pertanian belum terealiasasi. 

Sementara, Aktivis GMNI Cabang Serang Ikhsan mengatakan, dalam memperingati Hari Tani Nasional 2021 pihaknya meminta agar hentikan segala monopoli, Penampakan tanah rakyat, serta penyelesaian sengketa tanah.

“Reforma agraria yang dilakukan saat ini masih palsu. Jauh dari mewujudkan kedaulatan pangan untuk rakyat,” katanya. (Fauzan)

Tags: GMNI Cabang SerangHari Tani NasionalKumalaKUMANDANGPetanipmiiReforma Agraria
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mayat Perempuan Ditemukan di Pantai

Next Post

Cara Menghilangkan Komedo di Wajah

Next Post
Cara Menghilangkan Komedo di Wajah

Cara Menghilangkan Komedo di Wajah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kekeringan akibat El Niño, 2.839,75 Hektare Tanaman Padi Banten Rusak

Kekeringan akibat El Niño, 2.839,75 Hektare Tanaman Padi Banten Rusak

by Yusuf Permana
Jumat, 11 September 2026 11:55
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kekeringan akibat El Niño terus menekan sektor pertanian Banten. Hingga 2 September 2026, Dinas Pertanian Provinsi Banten...

Cemburu, Pedagang Air Keliling di Cilegon Aniaya dan Tusuk Pria yang Ngopi Bersama Istri Sirinya

Cemburu, Pedagang Air Keliling di Cilegon Aniaya dan Tusuk Pria yang Ngopi Bersama Istri Sirinya

by Fahmi
Jumat, 11 September 2026 11:49
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Fatuni didakwa melakukan penganiayaan terhadap Hardiansyah di sebuah warung kopi di Jalan Lingkar Selatan, Lingkungan Sumurwatu, Kelurahan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.