Sebelumnya, Pemkot Cilegon menggelar rapat koordinasi antisipasi banjir di euang rapat Walikota Cilegon, Senin (27/09). Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian dan didampingi Sekretaris Daerah kota Cilegon, Maman Mauludin, Asda I Kota Cilegon Tatang Muftadi, Asda II kota Cilegon Tb. Dikri Maulawardhana, serta kepala dinas, camat dan lurah se-Kota Cilegon.
Dalam arahannya, Helldy mengatakan, semua pihak untuk berhati – hati memasuki musim penghujan pada tahun 2021. “Adanya rakor ini sebagai antisipasi Pemkot dalam memasuki musim penghujan tahun ini, dan saya minta untuk semua pihak baik dari instansi dan masyarakat agar bersama-sama mengantisipasi supaya di Cilegon ini tidak ada lagi banjir,” ujarnya.
Lebih lanjut, Helldy mengimbau untuk setiap kecamatan agar membentuk tim pengendalian dan penanganan banjir. “Saya minta untuk para camat di Kota Cilegon ini agar membuat tim pengendalian dan penanganan banjir di setiap kelurahan supaya potensi terjadinya banjir di Cilegon ini bisa dicekal,” ungkapnya.
Helldy berharap, dengan diadakannya rapat ini dapat meminimalisir terjadinya banjir di Kota Cilegon “Saya berharap dengan adanya rakor ini dapat meminimalisir terjadinya banjir di lingkungan kota Cilegon khususnya di wilayah yang sering terjadi banjir,” jelasnya.
Sebagai informasi kota Cilegon masih memiliki 113 titik banjir yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Cilegon di antaranya Kecamatan Cibeber delapan titik banjir, Jombang 23 titik banjir, Cilegon dua titik banjir, Citangkil empat titik banjir, Purwakarta 14 titik banjir, Ciwandan enam titik banjir, Grogol 18 titik banjir dan Pulomerak 20 titik banjir. (bam/air)

