Di akhir acara, dr Umi Kulsum mengucapkan dirgahayu untuk Kota Tangerang Selatan yang ke-13. Semoga selalu diberi kesehatan, keberkahan dan sukses menjalankan program Kota Tangsel. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota Bapak Benyamin Davnie dan jajarannya yang selama ini mendukung program-program RSU Tangsel,” kata dr Umi Kulsum.
“Juga terima kasih untuk PMI Tangsel, dimana kita selalu diberi pelayanan darah. Insya Allah kita selalu bersinergi untuk pelayanan kesehatan. Dan juga para pendonor kami mengucapkan terima kasih untuk darahnya yang didonorkan, dan semoga amal kebaikan pendonor diberi imbalan oleh Allah SWT,” tambahnya.

Kepala UDD PMI Kota Tangsel dr Suhara Manulang, M.Kes mengatakan, dalam sebulan RSU Kota Tangsel membutuhkan sekitar 400 sampai 500 kantong darah. Guna mencukupi kebutuhan darah, PMI Kota Tangsel bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit baik di wilayah Tangsel maupun luar Tangsel.
“PMI Tangsel sendiri per harinya dibutuhkan sekitar 60-70 kantong. Sebulan di atas 2.000-an kantong untuk kebutuhan darah se-Tangsel. Dan kita bekerjasama dengan 60 rumah sakit,” jelasnya.
Suhara mengimbau agar masyarakat Tangsel tidak segan-segan mendonorkan darahnya demi kemanusiaan. Dikatakan, pabrik darah itu hanya manusia. “Kalau manusianya tidak mau mendonorkan darahnya, kita mau cari kemana lagi?,” kata Suhara seraya berharap donor darah ini dapat menjadi gaya hidup. (adv)











