“Saya lihat juaranya dari sekolah pegunungan. Yang kota justru kalah. Ini menandakan bahwa sekolah dari daerah sebenarnya kualitasnya tak kalah dengan pelajar di daerah perkotaan,” ujar mantan Kepala Disperindag Lebak ini.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebak St Hapsari menegaskan pelajar sebagai generasi penerus bangsa sangat penting disusupi pengetahuan anti korupsi sejak dini. Karena mereka merupakan generasi penerus bangsa.
“Inti Hakordia untuk menanamkan anti korupsi sejak dini kepada pelajar. Mereka harus mengerti dan paham dengan apa itu korupsk. Sehingga, nantinya kedepan saat mereka menjadi aparatur lebih berintergtegritas,” kata mantan koordinator Kejato DKI ini.
Menurutnya, korp Adhyaksa terus menyosialisasikan pendidikan penyuluhan hukum kepada pelajar mulai jenjang SD hingga SMA melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kata dia, materi sosialisasi yang disampaikan diantaranya tentang bahaya laten korupsi.
“Melalui kegiatan jaksa masuk sekolah ini diharapkan pelajar di Kabupaten Lebak sebagai generasi muda yang sadar hukum, lebih mengenal hukum sehingga menjauhi diri dari hukuman. Kami juga mengucapkan terimakasih karena jajaran Dindikbud Lebak yang mendukung terselenggaranya kegiatan hari anti korupsi maupun JMS,” katanya.(din)












