Di tahun itu juga, Puskesmas Jombang mempunyai program sosialisasi tentang ODGJ. Program itu menjadi jalan bagi Riyan untuk mengkomersilkan buku karyanya tersebut.
“Kala Itu Bu Zahro (pihak Puskesmas Jombang) namanya, menelepon saya membawa saya untuk ikut sosialisasi vaksin untuk ODGJ dan akhirnya jalan baru terbuka lebar,” kata Riyan.
Saat menjadi pembicara pada sosialisasi, Riyan mempromosikan novel karyanya. Tidak jarang, beberapa peserta banyak tertarik atas karyanya itu.
“Buku hanya sebatas curhatan saya sih, jadi saya tidak terlalu push untuk laku,” katanya.
Selain aktif menulis, kini Riyan aktif dalam beberapa kegiatan kepemudaan. Selain untuk melawan stigma buruk, itu pun dia lakukan agar tidak ada lagi remaja yang mengalami nasib sama dengannya.
Riyan berharap tidak ada yang memandang rendah ODGJ, melihat ODGJ sama dengan manusia pada umunya, hanya sajah ODGJ punya masalah medis.
“Dan untuk semua yang mengalami hal yang sama dengan saya. Semangat untuk tetap berjuang stabil dan buktiin ke banyak orang bahwa kita bisa sama rata untuk berdiri,” pungkas Riyan. (*)











