LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Lebak, Halson Nainggolan mengatakan, saat ini pelaksanaan open bidding tinggal menunggu jadwal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jika tidak ada kendala, seleksi terbuka untuk 11 jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) diperkirakan sudah bisa dilaksanakan pada bulan Juni 2026.
“Mudah-mudahan bulan depan (Juni) sudah bisa digelar open bidding-nya. Saat ini kita tinggal menunggu jadwal dari BKN,” kata Halson, Sabtu 23 Mei 2026.
Menurut Halson, pengisian jabatan eselon II sangat penting dilakukan mengingat posisi tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah. Karena itu, Pemkab Lebak ingin memastikan proses seleksi berjalan secara terbuka, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Sistem open bidding merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menerapkan sistem merit di lingkungan birokrasi,” katanya.
Dengan mekanisme tersebut, ASN yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan memenuhi persyaratan administrasi memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi.
“Pelaksanaan open bidding ini bertujuan untuk mendapatkan pejabat yang benar-benar memiliki kemampuan dan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi,” ujarnya.
Halson juga mengimbau kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lebak yang telah memenuhi syarat agar mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Sebab, seleksi terbuka tersebut akan dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, penulisan makalah, asesmen kompetensi hingga wawancara.
“Tentunya bagi ASN yang telah memenuhi syarat, silakan mempersiapkan diri untuk ikut dalam open bidding,” katanya.
Diakuinya, kekosongan pejabat definitif selama ini disebut cukup mempengaruhi efektivitas kerja di sejumlah OPD. Karena itu, pengisian jabatan dinilai mendesak agar program-program pembangunan daerah dapat berjalan maksimal.
“Pengisian jabatan melalui seleksi terbuka juga diharapkan mampu menghadirkan pejabat yang inovatif, profesional, serta memiliki integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Editor: Bayu Mulyana








