Dikesempatan yang sama, Sanuji mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan dan wisudawati Politeknik PIS. “Kita harus bersyukur karena masih banyak diluar sana anak-anak hanya lulusan SMP bahkan SD saja jadi harus disyukuri dengan sebaik baiknya,” tutur Sanuji.
Sementara itu, Ketua Yayasan Politeknik PIS Rafa Agung menyampaikan, Politeknik PIS mengalami lompatan besar dulu mahasiswanya hanya 30-an setelah tiga tahun ini mencapai hampir 1.000 mahasiswa.

“Kami punya strategi dengan internalisasi mahasiswa salah satunya dengan diklat Bahasa Cina baik secara online maupun luring. Tadi sudah dicontohkan oleh Herawati dan Rio yang melaksanakan program internalisasi melalui program kampus merdeka, jadi sekarang mereka sudah bekerja sebelum wisuda, mudah-mudahan 1.000 mahasiswa dari Politeknik PIS tadi paling tidak setengahnya tuh punya prestasi sama dengan Herawati dan Rio,” paparnya.
Lebih lanjut, Agung menargetkan pada 2030 nanti mahasiswa Politeknik PIS semoga mencapai 30-40 ribu mahasiswa. “Dengan catatan seperti kata Mas Menteri, untuk sukses tidak harus IPK-nya tinggi, tidak harus dari universitas yang terkenal, tapi seperti Piksi. Asal mahasiswanya bisa diperjalankan secara Nasional atau Internasional maka, kesuksesannya akan di tangan begitu. Itulah kira-kira kuncinya seperti itu,” tutupnya. (Raju)











