PANDEGLANG – Sebanyak tiga unit mobil terlibat kecelakaan di Kampung Kabayan, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang. Ke- tiga unit kendaraan terlibat kecelakaan berawal dari Mobil Toyota C-HR bernomor polisi A 999 LD, berwarna merah yang dikemudikan Aldi menabrak bagian samping Suzuki Aerio bernomor polisi A 1406 PE sampai mengalami rusak berat dan terpental menabrak Suzuki Cary bernomor polisi B 2713 ED.
Berdasarkan, informasi dihimpun Radar Banten, Mobil Suzuki Aerio yang dikemudikan Asnawi melaju dari arah Rangkasbitung menuju Kabupaten Pandeglang. Begitu sampai di Kampung Kabayan tepatnya di depan SD Negeri Kabayan melaju SUV, Toyota C-HR dikemudikan Aldi menabrak bagian samping mobil Suzuki Aerio hingga terpental menabrak mobil Suzuki Carry yang dikemudikan Jamal. Akibat Laka tersebut membuat ketiga unit mobil rusak dan yang paling parah itu mobil Suzuki Aerio karena body belakang remuk dan as roda bagian belakang patah.
“Tadi itu saya melaju dari arah Rangkas mau ke Pandeglang. Enggak tahu kenapa, mobil itu (Toyota C-HR) malahan menabarak mobil saya,” kata Asnawi, pemilik mobil Suzuki Aerio kepada Radar Banten, Selasa (18/1).
Menurut Asnawi, akibat kejadian tersebut membuat mobilnya rusak berat. Body-bodynya remuk dan as roda bagian belakang patah.
“Untungnya saya tidak apa-apa. Hanya mobil saja rusak berat,” katanya.
Pengemudi mobil Carry, Jamal mengungkapkan, ia tidak mengetahui secara pasti kejadiannya.
“Setahu saya, posisi saya tadi ada di belakang mobil SUV warna merah. Terus terjadilah kecelakaan hingga membuat mobil saya juga rusak akibat tertabrak,” katanya.
Dalam kejadian kecelakaan ini tidak ada korban jiwa maupun luka. Hanya saja memang ke-tiga unit mobil mengalami kerusakan.
Sementara itu Pengemudi SUV Toyota C-HR Aldi mengungkapkan, terjadinya kecelakaan bermula dari menghindari bertabrakan dengan mobil ada di depannya. “Kemudian buang setir ke kanan, malahan menyerempet kendaraan (Suzuki Aerio,” katanya.
Muslih warga Kampung Kabayan bersyukur, kecelakaan yang melibatkan tiga unit kendaraan tidak sampai menimbulkan korban luka maupun korban jiwa. “Di sini kan banyak anak-anak siswa SD. Untungnya pas kejadian lagi sepi sehingga sekalipun kejadiannya cukup mengeringkan namun tidak ada korban,” katanya.
Kalau melihat ke-tiga kendaraan ngeri karena memang pada rusak berat. Mobil Aerio itu parah body nya pada patah dan penyok dan bagian roda belakang juga patah.
“Yang ngeri yang SUV merah, terlihat dia banting setir ke kanan hingga menabrak tembok pagar dan masuk parit. Sampai-sampai membuat si pengemudi, tadi sempat pingsan tapi untungnya itu tadi lagi enggak ada anak-anak jadi semuanya selamat,” katanya. (Purnama Irawan)










