SERANG-Pasokan daging sapi impor di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang menurun. Ini menyebabkan harga daging sapi merangkak naik menjadi Rp130 ribu per kilogram (kg). Kenaikan harga ini diperkirakan berlangsung hingga Idul Fitri 2022.
Khaeruzzaman Aeng, pedagang daging sapi segar PIR mengatakan, harga daging sapi potong ini naik dari Rp120 ribu menjadi Rp130 ribu per kilogram. Kenaikan telah berlangsung sejak sebulan lalu.
Lelaki yang akrab disapa Aeng ini mengaku kenaikan harga daging disebabkan oleh minimnya stok daging sapi impor asal Australia yang diterima para pemasok di wilayah Serang. “Daging Sapi yang kita jual itu impor dari Australia. Karena, memang tidak ada sapi lokal di kita,” katanya kepada Radar Banten, Minggu (20/2).
Aeng mengungkapkan, sebulan terakhir berdasarkan penjelasan pemasok, terjadi penurunan jumlah pasokan sapi impor dari Australia mencapai 50 persen. “Katanya, kalau pesen 1.000 ekor yang dikirim hanya 500 ekor. Makanya, harga dagingnya naik,” ungkapnya.
Kata Aeng, para pedagang di PIR Kota Serang sampai saat ini masih mempertahankan harga Rp130 ribu per kilogram. Ia mengaku terpaksa, karena kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap tingkat penjualan daging. “Kalau di kita masih Rp130 ribu. Setelah ke pedagang keliling bisa lebih dari itu. Berkisar Rp135 sampai Rp140 ribuan per kilogram,” terangnya.










