Kemudian sisa modalnya digunakan untuk pengadaan sumber listrik, air, rehab tempat, dan biaya operasional lainnya. Jika tempat bisnis ini terletak di kawasan ramai penduduk, maka diperkirakan akan mampu balik modal (BEP) dalam waktu satu tahun.
Lalu, bagaimanakah cara memulai bisnis laundry koin ini?
Pertama, perlu mempersiapkan tempat usaha, 1 – 2 orang pekerja (operator), mesin cuci, serta sarana penunjang lainnya. Di pasaran ada beragam produk mesin cuci otomatis dengan fitur koin (laundromat), misal merek Maytag, IPSO, GE, Macgray, Electrolux dan sebagainya. Pilihlah fitur, kapasitas dan harga mesin cuci yang sesuai dengan budget anda.
Setelah tempat usaha anda siap beroperasi, maka langkah selanjutnya adalah penetapan tarif harga. Untuk proses pencucian dengan menggunakan mesin cuci berkapasitas 6 kg selama 15 menit biasanya dipatok dengan 1 koin. Kemudian mesin pengering 1 koin. Beberapa pelaku usaha memberikan tarif harga satu koin yang harus dibayar konsumen ke staf adalah Rp 10.000 – Rp 15.000.
Jadi, jika dalam sehari terjual 100 koin, maka omsetnya adalah Rp30 jutaan per bulan. Setelah memutuskan besaran tarif jasa yang akan ditawarkan ke konsumen, maka tahap berikutnya adalah melakukan pemasaran. Anda dapat menggunakan spanduk, brosur, maupun beriklan di media massa untuk mempromosikan bisnis anda.
Demikianlah sekilas gambaran tentang cara berwirausaha jasa laundry koin. Ada baiknya sebelum anda memutuskan merintis bisnis ini, Anda melakukan analisa yang cermat untuk mengamati peluang usaha ini di daerah. (bie)











