slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Misteri

Cerita Misteri di Tanjakan Kunang-kunang

Redaksi by Redaksi
04-03-2022 06:04:41
in Misteri

Tiga penggowes terduduk lesu dan pucat. Sementara penulis berdiri sambil melambaikan tangan usai melewati Tanjakan Kunang-kunang, di Kampung Cikentang, Kelurahan Sayar, Kota Serang, beberapa waktu lalu.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Bagi para penggowes di seputaran Kota Serang, tentu sudah pernah mendengar Tanjakan Kunang-kunang. Tanjakan ini berada di lintasan Jln 45, Kampung Cikentang, Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Banyak penggowes yang bilang, kalau Tanjakan Kunang-kunang jauh lebih berat dari Tanjakan Gunung Pinang Kramatwatu, Kabupaten Serang (2,1 Km). Boleh jadi. Sebab, Tanjakan Kunang-kunang ini, panjangnya tak lebih dari 700 meter. Tapi, rata-rata penggowes ngos-ngosan bila melintas di trek ini. Begitu sampai di puncak bukit, banyak penggowes yang matanya langsung berkunang-kunang, wajahnya pucat pasi, ada yang muntah-muntah. Ada yang langsung rebahan, karena tepar.

Baca Juga :

Promosikan Daerahnya, Zaki Ajak Goweser ke Kabupaten Tangerang

600 Pesepeda Gowes Bareng di Cilegon

Beberapa penggowes mensinyalir, Tanjakan Kunang kunang ini mengandung magnet atau ada kandungan besi. Bahkan sebagian yang lain mensinyalir, tanjakan ini seperti ada misterinya, tanpa memerinci misteri yang dimaksud. Sebab, tanjakan tidak seberapa panjang dan kemiringannya tidak terlalu tajam, tapi terasa begitu berat. Saking beratnya bikin nafas sampai ngos-ngosan.

Tim gowes Radar Banten Cycling Club (RBCC) yang melintas di trek ini tahun 2010 an, barangkali yang pertama merasakan beratnya Tanjakan Kunang-kunang. Waktu itu, Jln 45 belum populer seperti saat ini. Masih sepi. Kondisi jalannya juga rusak. Aspalnya nyaris mengelupas semua. Sebanyak 11 anggota tim RBCC (Mashudi, Widodo, Rahmat Hidayat, Iskandar, Fadhil, Agus Priwandono, Samsul, Nuryadin, alm Abah Sumarna, Pak Ragil, Mbah Kamil, dan lain lain) separo lebih, matanya langsung berkunang-kunang. Ada yang wajahnya pucat, ada yang rebahan di atas jalan yang becek.

Ketika itu, tim RBCC sangat khawatir. Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi, setelah istirahat sejenak, semuanya baik-baik saja. Waktu itu, ada anggota Tim RBCC yang nyeletuk. “Ini tanjakan kunang-kunang. Gak kira-kira beratnya. Bikin mata berkunang-kunang.”

Para penggowes terlihat bugar saat berpose di atas Tanjakan Kunang-kunang.

Tapi, penulis tidak ingat, siapa yang nyeletuk waktu itu. Dan, sejak saat itu Tanjakan Kunang-kunang mulai dikenal dari mulut ke mulut para penggowes yang melintas di jalur itu. Dan, makin populer hingga saat ini. Banyak dilintasi penggowes dan sering dijadikan salah satu rute favorit untuk event-event gowes di Kota Serang.

Beratnya Tanjakan Kunang-kunang juga dirasakan Tim Gowes Safira Cycling Club (SCC). Tim SCC terdiri dari Widodo, Suharno, Syahri, Didit, Eko, Ilham, Sarono, Imat, Kacrut, Irfandi dan lain-lain. Setiap kali gowes ke trek ini selalu ada anggota tim yang pucat pasi, kendati sudah puluhan kali lewat. “Istirahat sebentar ya. Berkunang-kunang nich,” kata mereka sambil langsung terduduk begitu sampai di puncak.

Tak jauh dari Tanjakan Kunang-kunang ini terdapat Tugu 45. Tepatnya terletak di Kampung Tanjung Ilir, Sayar. Yang konon, pada sekitaran Tahun 1948 dijadikan sebagai markas para gerilyawan dalam menumpas penjajah Belanda. Tugu ini juga menjadi tempat favorit penggowes untuk berfoto.

Nah, begitulah sekelumit cerita seru di balik penamaan Tanjakan Kunang-kunang, Kelurahan Sayar, Kota Serang. Tanjakan ini setidaknya merupakan yang cukup berat, selain tanjakan di Kampung Cibetik, Taktakan. (widodo)

Tags: GowesTanjakan Kunang-kunang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Keutamaan Hari Jumat

Next Post

Angelina Sondakh Bebas: Perbuatan Saya Jangan Dicontoh

Related Posts

Promosikan Daerahnya, Zaki Ajak Goweser ke Kabupaten Tangerang
Tangerang

Promosikan Daerahnya, Zaki Ajak Goweser ke Kabupaten Tangerang

by Redaksi
Senin, 27 Juni 2022 10:21

KELAPA DUA, RADARBANTEN.CO.ID - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengajak seluruh masyarakat, baik yang berdomisili di Kabupaten Tangerang maupun dari...

Read moreDetails

600 Pesepeda Gowes Bareng di Cilegon

Next Post

Angelina Sondakh Bebas: Perbuatan Saya Jangan Dicontoh

40 Persen Korban Banjir Masih di Tenda Pengungsian

40 Persen Korban Banjir Masih di Tenda Pengungsian

Cuaca Wilayah Banten Hari Ini 4 Maret 2022: Berawan dan Hujan Ringan

Cuaca Wilayah Banten Hari Ini 4 Maret 2022: Berawan dan Hujan Ringan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Bupati Hasbi Rotasi 17 Camat di Lebak

Bupati Hasbi Rotasi 17 Camat di Lebak

Senin, 27 April 2026 15:17
Harga Gas Elpiji Non Subsidi Kota Serang Melonjak, 12 Kilogram Tembus Rp228 Ribu

Harga Gas Elpiji Non Subsidi Kota Serang Melonjak, 12 Kilogram Tembus Rp228 Ribu

Senin, 27 April 2026 14:22
RTRW Baru Tangsel Siap Disahkan, Dorong Investasi dan Tata Kota Berkelanjutan

RTRW Baru Tangsel Siap Disahkan, Dorong Investasi dan Tata Kota Berkelanjutan

Senin, 27 April 2026 14:16
Bupati Hasbi Ancam Pecat ASN yang Melakukan Pungli

Bupati Hasbi Ancam Pecat ASN yang Melakukan Pungli

Senin, 27 April 2026 14:08
Aksi Mahasiswa Warnai Momentum Riung Mungpulung HUT ke-27 Kota Cilegon

Aksi Mahasiswa Warnai Momentum Riung Mungpulung HUT ke-27 Kota Cilegon

Senin, 27 April 2026 13:53
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memperlihatkan penghargaan

Tangsel Raih Penghargaan Kemendagri, Status Kinerja Tinggi EPPD 2025

Senin, 27 April 2026 12:12
Bupati Hasbi Rotasi 17 Camat di Lebak

Bupati Hasbi Rotasi 17 Camat di Lebak

Senin, 27 April 2026 15:17
Harga Gas Elpiji Non Subsidi Kota Serang Melonjak, 12 Kilogram Tembus Rp228 Ribu

Harga Gas Elpiji Non Subsidi Kota Serang Melonjak, 12 Kilogram Tembus Rp228 Ribu

Senin, 27 April 2026 14:22
RTRW Baru Tangsel Siap Disahkan, Dorong Investasi dan Tata Kota Berkelanjutan

RTRW Baru Tangsel Siap Disahkan, Dorong Investasi dan Tata Kota Berkelanjutan

Senin, 27 April 2026 14:16
Bupati Hasbi Ancam Pecat ASN yang Melakukan Pungli

Bupati Hasbi Ancam Pecat ASN yang Melakukan Pungli

Senin, 27 April 2026 14:08
Aksi Mahasiswa Warnai Momentum Riung Mungpulung HUT ke-27 Kota Cilegon

Aksi Mahasiswa Warnai Momentum Riung Mungpulung HUT ke-27 Kota Cilegon

Senin, 27 April 2026 13:53
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memperlihatkan penghargaan

Tangsel Raih Penghargaan Kemendagri, Status Kinerja Tinggi EPPD 2025

Senin, 27 April 2026 12:12

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bupati Hasbi Rotasi 17 Camat di Lebak

Bupati Hasbi Rotasi 17 Camat di Lebak

by Nurabidin
Senin, 27 April 2026 15:17

LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Lebak Hasbi Jayabaya melantik 192 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak di Pendopo...

Harga Gas Elpiji Non Subsidi Kota Serang Melonjak, 12 Kilogram Tembus Rp228 Ribu

Harga Gas Elpiji Non Subsidi Kota Serang Melonjak, 12 Kilogram Tembus Rp228 Ribu

by Nahrul Muhilmi
Senin, 27 April 2026 14:22

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga gas elpiji non subsidi di Kota Serang mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak