“Berapapun uang yang digelontorkan, kalau untuk dunia pendidikan, saya sangat mendukung. Gak masalah abis, karena ini investasi masa depan. Tapi pas tahu dikorupsi, sungguh rusak moralnya,” ujarnya.
Iwan kembali meminta Kejari Kota Tangsel untuk membongkar kasus ini sampai tuntas.
“Kami DPRD Kota Tangsel akan mendorong Kejari Kota Tangsel untuk membongkar kasus ini. Siapapun mereka, kalau terlibat, tangkap,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas pendidikan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, dugaan korupsi di SMPN 17 Kota Tangsel dikarenakan tidak adanya koordinasi dan transparansi dari pihak sekolah kepada Dindik selaku pengawas.
“Dari awal kami tidak diberitahu (terkait Program Indonesia Pintar yang dikorupsi-red). Oleh karena itu sekolah harus terus berkoordinasi dengan Dindik, jangan jalan sendiri, karena kan posisi kami pengawasan dan kami tidak mungkin setiap saat dapat mengawasi itu,” jelas Deden kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu (13/3/2022).*
Reporter : Syaiful Adha
Editor : Ahmad Lutfi












