SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kampung Besie Lebak, Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan identik dengan sebutan Kampung Bonsai Kelapa. Hampir seluruh pemudanya piawai membuat bonsai kelapa.
Oleh Bupati Serang Hj Ratu Tatu Chasanah, kampung ini kemudian diresmikan sebagai Kampung Wisata Bonsai Kelapa pada 4 Agustus 2020 silam. Namun, hingga kini luput dari pembinaan dinas terkait. Yakni dinas yang terkait dengan pembinaan usaha kecil, koperasi dan pariwisata.
Terwujudnya Kampung Wisata Bonsai Kelapa (KWBK) merupakan hasil jerih payah kakak beradik Kang Nono dan Dadan Narita serta Ketua RT/RW: 19/04 Abah Sampir. Yang didukung penuh pemuda dan warga setempat.
Kang Nono dan Kang Dadan merupakan perintis dalam pembuatan bonsai kelapa (bonkla) Yang akhirnya mengangkat nama Kampung Besie Lebak dikenal karena produknya yang artistik.
Mereka bertigalah yang juga mengggawangi Kampung Besie Lebak sebagai Kampung Inovatif dalam ajang Lomba Kampung Bersih dan Aman ( LKBA) sejak 2019 – 2021.
Setelah ditetapkan sebagai kampung wisata, warga setempat ketika itu, menyambut antusias dan optimis, kampungnya bakal makin ramai oleh kunjungan wisatawan. Sehingga menambah nilai ekonomi dari transaksi jual bonsai.











