SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Peringatan Hari Pendidikan Nasional harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan.
Anggota DPRD Banten dari Fraksi PDI Perjuangan, Yeremia Mendorfa, menegaskan momentum ini perlu dijadikan refleksi untuk membenahi kualitas dan pemerataan pendidikan di Provinsi Banten.
Menurutnya, akses pendidikan di Banten memang terus meningkat, namun persoalan mutu dan kesenjangan antarwilayah masih menjadi tantangan besar yang belum sepenuhnya teratasi.
“Secara akses kita sudah bergerak maju, tetapi kualitas pendidikan belum merata. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” ujar Yeremia, Minggu 3 Mei 2026.
Ia menyoroti kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, baik dari sisi fasilitas pendidikan, ketersediaan tenaga pendidik, hingga pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
“Kita masih menemukan daerah yang kekurangan guru dan fasilitas. Ini berdampak langsung pada kualitas pendidikan yang diterima siswa,” katanya.
Selain itu, Yeremia juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan.
Ia menilai, berbagai persoalan seperti status guru honorer dan beban kerja yang tinggi masih menjadi hambatan dalam mendorong kualitas pendidikan.
“Kalau kita ingin mutu pendidikan meningkat, maka kesejahteraan guru harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Ia menambahkan, Hari Pendidikan Nasional harus menjadi pengingat bahwa investasi terbesar bangsa adalah pada sumber daya manusia, sehingga kebijakan pendidikan harus lebih berpihak pada kualitas dan keadilan.
“Dengan komitmen bersama, pendidikan di Banten harus mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi








