RADARBANTEN.CO.ID-Volume sampah di Kota Tangsel dapat ditekan melalui sejumlah program penanganan sampah.
Kepala DLH Kota Tangsel Wahyunoto Lukman mengatakan, program dalam mengatasi persoalan sampah di antaranya program bank sampah yang sudah mencapai 350 bank sampah.
“Bahkan, sampai tahun 2021 pengelolaan bank sampah mengurangi 3.350 ton sampah dan menghasilkan benefit Rp 5 miliar,” ujar Wahyu, Rabu 23 Maret 2022.
Sementara Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R) sudah berjumlah 41 unit. Hasil pengolahan sampah di TPS3R mencapai 39 ribu ton.
“Selain itu terdapat empat program baru yakni program kampung iklim, komposting skala rumah tangga, pembuatan lubang biopori serta program layak hirup dengan melaksanakan program penghijauan dan pengawasan unit usaha penghasil emisi,” jelasnya.
Untuk Program kampung iklim, pihaknya melibatkan masyarakat dalam upaya edukasi mitigasi bencana. Kegiatan ini fokus untuk mencegah kekeringan, banjir, longsor, pengendalian penyakit pasca bencana serta meningkatkan ketahanan pangan.
“Bahkan, Program kampung iklim di Kelurahan Pakulonan, Kecamaran Serpong Utatara diganjar penghargaan oleh Kementerian Lingkungan Hidup,” tuturnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor : Agung S Pambudi












