“Nah….abis dari sana netizen menganggap podcast ini adalah cepu. DC tuh, Deddy Cepu. Enggak, itu kebetulan. gitu loh. Gak ada cepu tuh. Gak ada,” tegas Deddy.
Deddy melanjutkan bahwa podcastnya bukan rujukan polisi menangkap tamunya, karena kalaupun ada penangkapan usai menghadiri podcastnya, yang ia tahu hanya dua orang tamunya.
“Paling juga yang dari sini ketangkep juga paling dua,” jelasnya. Namun suara wanita dari balik kamera menyangkal, dan mengatakan sudah 8 tamunya tertangkap usai hadir di podcastnya. “Mas-mas, delapan, delapan!” ujar wanita tersebut.
Sontak Deddy terkejut. “Hah delapan orang.? Oke. Iyak, delapan orang paling. Tapi itu juga kebetulan doang,” ujar Deddy.
Deddy menjelaskan, bahwa polisi menangkap seseorang atas dasar laporan masyarakat, bukan dari cepu.
“Gak ada cepu tuh, polisi nangkep orang atas dasar laporan masyarakat. Memang. kebetulan saya bagian dari masyarakat,” ujarnya menahan tawa. (*)
Reporter: Syaiful Adha











