PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota Forum Kampung Siaga Bencana Kabupaten Pandeglang secara berkala memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau yang erupsi dari tepi Pantai Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Pemantauan dilakukan dari semenjak hari Jumat, 22 April 2022 dan dilanjutkan sampai hari Sabtu, 23 April 2022.
“Hasil pemantauan dari tepi Pantai Carita Gunung Anak Krakatau kembali batuk-batuk (erupsi). Terlihat aktif dengan letusan berkalanya,” kata Ketua KSB Kecamatan Carita Budi kepada, RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu (23/4).
Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi ini merupakan sebuah fenomena alam sudah terbiasa dirasakan oleh warga pesisir. Dari semenjak kecil sudah terbiasa dengan fenomena alam ini.
“Namun sebagian kita tidak sadar bahwa kita hidup di jalur cincin api ( Ring Of Fire ) dan hidup di punggung-punggung dan kaki gunung api. Baik yang sedang aktif ataupun tidak,” katanya.
Ia menjelaskan, di Indonesia sendiri mmemilik kurang lebih 120 gunung api aktif. Oleh karna itu tingkat kesuburan tanah dan landscapnyapun jadi lebih indah dan menarik.
“Mestinya kita sering mengamati dan faham karakter gunung api dimana kita tinggal. Untuk memitigasi bukan khawatir dan takut tanpa alasan karena nyatanya memang kita hidup berdampingan dengan gunung api,” katanya.











