“Bagi anggota atau keluarga yang butuh bantuan dari segi sosial bisa kita bantu dengan penyelesaian secara bersama, misalnya jika ada anggota yang butuh ambulans untuk mengantarkan orang sakit atau jenazah kita sediakan ambulans gratis. Termasuk yang membutuhkan pekerjaan kami akan komunikasikan kepada keluarga Ikabamus untuk dicarikan solusinya. Sehingga para anggota bisa merasakan kehadiran Ikabamus,” terangnya.
Menurutnya, keluarga yang tergabung dalam Ikabamus ini meliputi terdiri dari kakek/nenek nya orang Batak, salah satu bapak/Ibu nya orang Batak, salah satu Istri/suami nya orang Batak dan mereka beragama islam.
“Ikabamus ini muncul sebagai identitas diri karena pada zaman tahun 80 an masyarakat Banten dan Cilegon Khususnya beranggapan orang Batak itu non muslim (Kristiani). Maka untuk memperjelas dibuatlah Ikabamus (Ikatan Batak Muslim),” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal Ikabamus Provinsi Banten, Parada Siregar menerangkan, antusias peserta halal bihalal sangat tinggi, ini dilihat dari kehadiran peserta yang memenuhi gedung tempat kegiatan.
“Terselenggaranya kegiatan ini merupakan kerja sama yang baik dari para panitia, meski persiapan yang singkat tetapi Alhamdulillah acara berjalan lancar dan sesuai rencana,” tutupnya.
Kegiatan halal bihalal ini turut dihadiri Yan Junjung Lubis yang mewakili Pemerintah Provinsi Banten dan Walikota Cilegon Helldy Agustian beserta para tokoh dari Batak Muslim di Banten. (*)
Reporter : Raju











