Yayat Sudrajat selaku Engineering Manager menjelaskan, Tenaris telah berhasil menekan tingkat polusi debu secara signifikan. Data ini diperoleh dari proses pengukuran resmi dari laboratorium independen di Indonesia.
Peningkatan efisiensi setelah dilakukannya penggantian sistem dust collector juga diutarakan oleh Adrian Pakpahan selaku Maintenance Manager.
“Hal ini dapat mencegah kerusakan berat akibat debu dan partikel halus lainnya, sehingga akan menjamin kelancaran operasional dan perawatan mesin. Selain itu, hal ini juga membantu kami dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja. Mekanisme filter yang kami gunakan saat ini juga cenderung lebih mudah digunakan, bahkan jika terjadi kontaminasi. Kami juga telah menekan frekuensi penggantian filter dari dua bulan sekali menjadi enam bulan sekali,” ungkap Adrian.
Sementara itu, Agung Wijanarko selaku Operations Senior Director menuturkan, Tenaris secara konsisten berkomitmen untuk melindungi lingkungan di area pabrik.
“Kami juga perlu mengungkapkan kepada masyarakat bahwa Tenaris selalu berkomitmen dalam menjadikan kelestarian lingkungan sekitar sebagai prioritas kami,” ujarnya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











