SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kota Serang tidak hanya menyasar pelajar dan mahasiswa.
Regulasi yang tengah dibahas DPRD Kota Serang itu juga akan melibatkan aparatur sipil negara (ASN), organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat penting untuk memperkuat pengamalan nilai Pancasila dan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Serang.
Menurutnya, pendidikan wawasan kebangsaan harus dijalankan secara menyeluruh melalui jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat.
“Sasaran program ini mencakup peserta didik dan mahasiswa, organisasi politik dan organisasi kemasyarakatan, aparatur sipil negara, tenaga pendidik dan kependidikan, serta masyarakat umum,” ujar Budi, Kamis 14 Mei 2026.
Ia menjelaskan, Kota Serang sebagai daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, golongan, hingga kondisi sosial ekonomi membutuhkan penguatan nilai kebangsaan yang berkelanjutan.
Karena itu, Raperda tersebut dinilai penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan di daerah.
Budi mengatakan, pelaksanaan program nantinya tetap harus memperhatikan kondisi sosial, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Kota Serang.
“Pelaksanaan ini harus tetap memperhatikan kondisi sosial, budaya, dan kearifan lokal,” katanya.
Selain itu, ia juga mendukung adanya partisipasi aktif masyarakat dalam implementasi Raperda tersebut.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat dan menjunjung nilai persatuan.
“Peran masyarakat sangat penting guna menciptakan insan yang berkarakter unggul dan menjiwai Pancasila, mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.
Pemkot juga memberikan sejumlah masukan untuk penyempurnaan Raperda.
Salah satunya terkait penguatan perencanaan program agar pelaksanaan kegiatan lebih terstruktur dan tepat sasaran.
Ia turut menyoroti pentingnya dukungan anggaran dalam implementasi program pendidikan kebangsaan tersebut.
Menurutnya, tanpa dukungan anggaran yang jelas, pelaksanaan kegiatan berisiko tidak berjalan maksimal.
“Kami akan terus memberikan masukan, saran, dan pendapat lainnya guna menyempurnakan materi muatan Raperda ini pada tahap pembahasan bersama Pansus DPRD Kota Serang,” jelas Budi.
Editor: Bayu Mulyana











