PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ruas Jalan Sumur-Tanjung Lesung di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur membahayakan. Jalan beton yang selesai dibangun pada 2021 lalu kini kondisinya cukup memprihatinkan akibat tanah di bawah konstruksi beton ambles.
Di lokasi, jalan beton sepanjang lima meter dan pada bagian kiri sepanjang tiga meter badan jalan tidak menempel ke tanah.
Suherman, warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur mengatakan, kondisi tersebut sudah terjadi sejak satu tahun terakhir. Apabila dibiarkan, bisa membahayakan para pengendara karena banyak kendaraan besar melintas. “Udah lama, kalau dibiarkan bisa-bisa jalannya hancur atau ambles,” katanya di lokasi Jalan Sumur-Tanjung Lesung, kemarin.
Menurut Suherman, kondisi tersebut terjadi akibat tidak dipasangnya tembok penahan tanah (TPT) pada saat pembangunan ruas Jalan Sumur-Tanjung Lesung. “Seharusnya ada pemasangan atau pembuatan TPT, kalau seperti itu harus diubah atau dipasang beronjong supaya nggak longsor,” harapnya.
Muhammad Nur Wandi, pengendara mobil asal Kecamatan Sumur mengaku waswas kalau melintas di ruas jalan tersebut karena khawatir beton jalan ambles. “Sebenarnya takut juga kalau melintas ke ruas jalan itu. Tetapi ya mau bagaimana lagi, kalau nggak jalan sini kan jauh lagi,” terangnya.
Dia berharap, Pemerintah Daerah bisa segera menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan ke ruas jalan tersebut agar bisa segera diperbaiki. Karena kalau dibiarkan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kalau bisa segera diperbaiki, bisa-bisa betonnya rusak karena kendaraan besar banyak melintas,” ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Komisi III DPRD Pandeglang Ade Muamar menyarankan agar Pemkab segera menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan dan memperbaiki jalan yang diadukan masyarakat. “Harus segera ditindaklanjuti jangan dibiarkan. Jangan sampai setelah ada korban jiwa baru ditangani. Intinya segera diselesaikan persoalan itu,” tegasnya.(dib)











