Selain dibantu masyarakat, dalam gotong royong perbaikan jalan rusak itu Karang Taruna juga melibatkan unsur RT dan RW, kelurahan, kecamatan, TNI dan para pengusaha sekitar.
“Jangan sampai masyarakat juga menyalahkan pemerintah, itu yang terutama, sehingga ini ada peran serta dari kita masyarakat untuk membangun daripada kota yang kita cintai yaitu Kota Cilegon. Ini harus saling membenahi jangan sampai saling menyalahkan, itu tidak bagus makanya diperlukan seperti ini,” ujar Aziz.
Di tempat yang sama, Camat Cilegon Maman Suherman mengungkapkan, jalan yang diperbaiki secara gotong royong itu sudah lama mengalami kerusakan.
Oleh karena itu, masyarakat dari sejumlah lingkungan di Kelurahan Ciwaduk merasa terpanggil untuk memperbaiki agar meminimalisir kecelakaan yang bisa menimpa pengguna jalan.
“Jadi tidak hanya mengandalkan bantuan ataupun program pemerintah yang sangat luas dan cukup banyak. Masyarakat Kelurahan Ciwaduk ini ikut sebagai masyarakat yang partisipatif, ikut menyumbangkan tenaga dan pikirannya dan juga dananya dalam rangka membantu program pemerintah,” ungkapnya.
Maman berharap, melalui gotong royong perbaikan jalan rusak itu masyarakat dapat saling memiliki, merawat dan mengawal pembangunan infrastruktur di Kota Cilegon. (bam/air)











