LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Tahun ajaran baru untuk jenjang sekolah dasar telah resmi dimulai. Sistem pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen pun l kembali diberlakukan pasca-dua tahun pandemi Covid-19.
Hal tersebut disambut antusias oleh para murid dan orangtua mereka.
Bahkan, sakin antusiasnya para orangtua murid rela bangun dini hari dan datang ke sekolah sejak pagi buta agar bisa berebut bangku sekolah untuk anak mereka.
Seperti yang dilakukan oleh para orangtua murid di SDN 01 Bojong Leles, Kecamatan Cibadak.
Para orangtua murid nampak sudah hadir di lingkungan sekolah sejak subuh sebelum matahati terbit. Mereka sengaja datang pagi hari agar anak mereka mendapatkan kursi paling depan di kelas.
Bahkan, di antara mereka sudah ada yang ‘memboking’ kursi dan meja sekolah sejak Minggu (10/7) dengan menamai kursi menggunakan nama anak mereka.
“Sengaja datang pagi hari pak, soalnya anak saya mau belajar di kursi paling depan pak,” kata Tika salah satu orangtua murid, Senin 11 Juli 2022.
Tika mengatakan, anak perempuannya ingin belajar di kursi paling depan agar belajar bisa fokus lagi. Apalagi katanya, sekarang sudah diberlakukan PTM.
“Alhamdulillah pak tahun sekarang sudah mulai tatap muka, makanya anak saya pengen dapat kursi paling depan, supaya belajarnya bisa lebih fokus,” katanya.
Suheri, Kepala SDN 1 Bojong Leles mengatakan, fenomena orangtua yang berebut kursi sejak dini hari sendiri sudah menjadi tradisi yang pasti terjadi setiap tahun ajaran baru dimulai.
Ia pun mengapresiasi semangat dari para orangtua siswa yang sudah menunjukkan semangat, agar para anak bisa mendapatkan dan mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik.
“Ya ini sudah sering terjadi, jadi terimakasih atas antusias para orangtua. Semoga di tahun ajaran baru ini, kita bisa memberikan pembelajaran yang maksimal kepada para murid,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Lebak Wawan Ruswandi memastikan tahun ajaran baru sistem PTM 100 persen sudah mulai diberlakukan. Dengan begitu, tidak ada lagi sistem shift yang mengatur waktu belajar para siswa.
Pihaknya tetap menekankan agar para siswa tetap menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.
“Kita mengingatkan agar prokes tetap diberlakukan seperti memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi











