“Metode ini digunakan sebagai upaya meningkatkan produksi jagung di wilayah Banten,” ujarnya, Selasa 18 Juli 2022.
Capaian Produksi Jagung hibrida tahun 2021 di Banten mencapai 55.000 ton pipl kering, untuk kabupaten serang sendiri mencapai 6.393 ton pipil kering, Kecamatan anyer sendir Kata dia, dari hasil metode ini, para petani, memperoleh hasil panen ubinan 5,8 ton pipilan kering per hektar. Termasuk, memberikan peningkatan pengetahuan, keterampilan petani dalam budidaya jagung.
“Tahapannya, yaitu sosialisasi, persiapan dan pengolahan lahan, penanaman dan proses pemeliharaan, penanganan panen dan pasca panen,” terangnya.
Selanjutnya, Agus menjelaskan, pengembangan metode ini diharapkan menjadi lebih baik. Yaitu, pada peningkatan pengetahuan, keterampilan petani dalam budidaya jagung Hibrida sehingga merubah sikapnya menjadi lebih baik dalam mengelola usaha budidaya jagung Hibrida.
“Kami berharap melalui kegiatan ini bisa melahirkan petani andalan di bidang budidaya jagung Hibrida. Termasuk kemampuan penyuluh pendamping dalam penguasaan teknologi, metode penyuluhan, dan manajemen pembelajaran,” katanya. (*)
Repoter : Fauzan Dardiri












