SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 300 warga Desa Kadugenep, Kecamatan Petir mendapatkan sertifikat tanah secara gratis.
Pembagian sertifikat tanah gratis itu dilakukan di Balai Desa Kadugenep melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis dan Lengkap (PTSL), Jumat (22/7/2022).
Pada penyerahan itu hadir Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang Nanang Supriatna dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Serang Harlina Ulwiyati.
Kepala Desa Kadugenep M Aopidi mengatakan, pembagian sertifikat itu merupakan kerjasama dengan BPN dalam program PTSL.
Ia mengatakan, program tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena, disamping sulitnya mengurus administrasi, biaya pengurusannya juga mahal. “Kalau program ini gratis, masarakat sangat terbantu dengan adanya program PTSL,” ujarnya.
Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Petir ini mengatakan, di desanya masih banyak yang belum memiliki sertifikat.
Karena itu, ia berharap program tersebut terus dilanjutkan. “Bisa dilanjut, menurut ibu kepala BPN tinggal pihak desa menyiapkan nominatif warga yang akan mengajukan,” ucapnya.
Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang Nanang Supriatna mengatakan, PTSL merupakan program Pemerintah Pusat. Pihaknya menyambut baik program tersebut.
Ia mengatakan, di Kabupaten Serang masih banyak warga yang belum memiliki sertifikat. Karena itu, program ini dipandang perlu supaya dapat memberikan hak dan legalitas tanah kepada warga.
Berdasarkan informasi yang Nanang terima dari BPN, di Kabupaten Serang masih ada 25.000 sertifikat tanah yang masih berproses sejak 2017. Itu lantaran terkendala masalah administrasi.
“Jadi, 25.000 sertifikat ini merupakan sisa-sisa program PTSL yang belum selesai sejak tahun 2017, sekarang sedang berproses, kemudian tahun ini juga kita dapat kuota puluhan ribu untuk program PTSL,” ujarnya.
Dikatakan Nanang, sertifikat tanah itu dapat dipergunakan warga untuk kebutuhannya. Termasuk mengembangkan usaha. “Di Kadugenep ini kan banyak UMKM, nah itu bisa untuk mengakses permodalan ke perbankan,” ucapnya.
Reporter: Abdul Rozak












