Sementara itu, Asda II Kota Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana pun tak menampik jika serapan anggaran pemerintah relatif cukup rendah. Menurut Dikrie, rata-rata penyerapan anggaran di kisaran 32 persen.
Salah satu OPD yang masih rendah dalam penyerapan anggaran adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
“Di Dinas PU perlu kita dorong,” ujarnya.
Dikrie menilai kendati seperti itu progres serapan dalam waktu sebulan terakhir cukup baik, bahkan dalam kurun waktu dua minggu terakhir penyerapan meningkat hingga delapan persen.
Kata Dikrie, Walikota mengarahkan masing-masing Asda untuk terus memantau pergerakan masing-masing OPD.
“Masing-masing Asda bukan hanya memantau realisasi penyerapan tapi juga pendapatan,” ujar Dikrie.
Disinggung terkait penyebab masih rendahnya serapan anggaran, Dikrie menduga terdapat beberapa hal baik yang bersifat regulasi maupun teknis.
“Perwal tupoksi yang baru, perwal itu merubah struktur organisasi, kedua bisa saja proses lelang nya menunggu kaji ulang, kemudian TKDN karena setiap proses pelelangan harus ada pernyataan TKDN-nya,” tuturnya. (Bam/air)












