SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan yang mengguyur Kota Serang, Kamis, 4 Agustus 2022 petang menjelang magrib tidak terlalu deras. Akan tetapi, membuat warga Lingkungan Sukamanah, Kelurahan Cimuncang, was-was.
Bagaimana tidak? Luapan air hujan yang berasal dari saluran air yang melintas di RT/RW: 01/04 Lingkungan Sukamanah hampir masuk ke rumah-rumah warga.
Tampak dalam video yang dikirimkan oleh Ketua RW 04 Lingkungan Sukamanah, Ahmad Sabrawi kepada radarbanten.co.id, air yang mengalir cukup deras memasuki halaman warga dan nyaris meluap masuk rumah.
“Pas menjelang Magrib ada hujan tidak terlalu deras tapi dampak di RT 01 RW 04 Sukamanah sebagian hampir masuk kedalam rumah,” kata Ahmad Sabrawi, Kamis, 4 Agustus malam ini.
Menurut Ahmad Sabrawi, biasanya kalau hujan turun deras, ketinggian air bisa mencapai selutut orang dewasa. “Jadi kami warga Lingkungan Sukamanah, mohon perhatian Pemkot Serang. Yaitu menormalisasi saluran air yang melintas RT 01, RW 04 Sukamanah, Kelurahan Cimuncang,” harap Ahmad Sabrawi.
Diberitakan sebelumnya, warga Lingkungan Sukamanah, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan/Kota Serang mengharapkan Pemkot Serang melakukan normalisasi drainase yang melintasi lingkungan tersebut.

Pasalnya hampir setiap hujan besar, Lingkungan Sukamanah, terutama RW 04 selalu kebanjiran. “Jadi setiap turun hujan besar saluran air ini selalu meluap karena tak dapat menampung volume air. Imbasnya, terutama RT 01, RW 04 selaku kebanjiran,” kata Ketua RW 04 Lingkungan Sukamanah Ahmad Sabrawi, sambil menunjukkan saluran air yang sempit, Rabu, 20 Juli 2022.
Ahmad Sabrawi mengaku sudah mengajukan soal normalisasi berupa pengerukan atau pelebaran drainase di Lingkungan Sukamanah ke pihak Pemerintahan Kelurahan Cimuncang dan ke Dinas Perkim Kota Serang.
Diperoleh informasi bahwa soal drainase di Lingkungan Sukamanah sudah diajukan pihak kelurahan ke dinas terkait. “Tinggal nunggu aja pak,” kata seorang staf Kelurahan Cimuncang.
Sementara itu Ketua RT 01, RW 04 Lingkungan Sukamanah Ivan Taufan menambahkan bahwa saluran drainase di lingkungannya tersebut dahulu cukup lebar dan dalam. Akan tetapi sekarang fisiknya menyempit dan dangkal. “Sehingga kalo turun hujan air meluap dan menggenangi permukiman Sukamanah,” kata Ivan.
Warga setempat, Hendra Martin juga sudah mengupayakan ke berbagai pihak untuk normalisasi drainase di Lingkungan Sukamanah. “Tapi hingga sekarang belum ada respon dari pihak-pihak terkait,” kata Hendra di sela-sela penilaian Lomba Kampung Resik lan Aman (LKRA) Kota Serang 2022 di RT/RW: 01/04 Lingkungan Sukamanah, Kelurahan Cimuncang, Rabu, 20 Juli 2022.
Penulis/Editor: M Widodo










