LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan siswa penyandang disabilitas alias difabel terlihat sangat modis saat menjadi model fashion show pada Festival Tenun Baduy (FTB) yang diadakan oleh Yayasan Guriang Tujuh Indonesia di Sanggar Guriang, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.
Berdasarkan pantauan, mereka terlihat sangat antusias berakting seperti model sungguhan dan memamerkan berbagai motif pakaian yang didesain khusus untuk mereka.
Diketahui, fashion show itu diikuti oleh 20 penyandang disabilitas yang berasal dari Sekolah Khusus (SKH) di Kabupaten Lebak. Fashion show itu digelar selama 2 hari yakni pada Senin (29/8/2022) hingga Selasa (30/8/2022).
Direktur Yayasan Guriang Tujuh Indonesia Dede Abdul Majid mengatakan, pakaian yang dikenakan oleh para penyandang disabilitas itu merupakan desain 20 desainer yang mengikuti lomba Loka Karya Tenun Baduy yang diadakan oleh pihaknya.
“Dalam FTB ini kita juga menggelar lomba loka karya yang diikuti oleh 20 desainer, yang mana dari 20 desainer itu 4 di antaranya merupakan penyandang disabilitas. Nah hasil dari desain para peserta ini diperagakan langsung oleh para model yang merupakan siswa SKh,” kata Dede, Selasa 30 Agustus 2022.
Dede mengungkapkan, fashion show dan loka karya ini digelar dengan tujuan memberikan ruang bagi para penyandang difabel untuk berkreasi. Karena menurutnya, kini para penyandang difabel hanya memiliki sedikit ruang di lingkungannya sehingga tingkat kepercayaan diri mereka menjadi rendah.
“Kita tau kalau hingga sekarang adik-adik kita ini (Penyandang difabel-red) hanya bisa menjadi penonton, jarang ada komunitas seni maupun sosial yang merangkul mereka. Tapi di sini (fashion show-red) adik-adik kita ini bisa menjadi tokoh utama. Mereka bisa secara bebas berakting dan berkreasi diatas panggung,” ungkapnya.










