• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Tak Ada Solar di SPBN, Nelayan di Labuan Dua Hari Tak Melaut

Aas Arbi by Aas Arbi
Kamis, 1 September 2022 06:09
in Pandeglang
0
Tak Ada Solar di SPBN, Nelayan di Labuan Dua Hari Tak Melaut
0
SHARES
107
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID – Selama dua hari terkahir nelayan Desa Teluk, Kecamatan Labuan tidak melaut lantaran solar di SPBN Teluk Labuan kosong sejak Selasa (30/8/2022).

Wakil Ketua Nelayan Kursin Kecamatan Labuan, Herman menduga, solar kosong diduga karena pihak pengelola menjual solar secara bebas. Termasuk menjual dalam jumlah banyak kepada para pemilik kapal-kapal besar.

“Biasanya juga tidak cepat habis, tapi sekarang kok cepat sekali habisnya. Saya bukan setahun dua tahun nyari ikan, sudah lama,” katanya, Rabu (31/8/2022).

Herman meminta agar pihak pengelola bersikap terbuka dan tidak menjual solar khusus nelayan kepada pihak lain, karena akan merugikan. Terlebih, saat ini pemerintah akan mewacanakan kenaikan solar.

“Harus dijual kepada nelayan dong, jangan ke yang lain. Itu kan solar khusus nelayan, bukan untuk umum,” katanya.

Muhammad Jayadi, nelayan lainnya mengatakan, tidak ada solar di SPBU khusus nelayan harus segera diselesaikan karena berdampak terhadap pendapatan nelayan.

“Jangan dibiarkan terlalu lama dong. Kita enggak bisa nyari duit. Masa iya kita harus terus gadaikan harta benda,” katanya.(*)

Reporter : Adib Fahri

Tags: kabupaten pandeglangnelayan Teluk Labuan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Wakil Bupati Serang Minta Pendataan Honorer yang Akurat

Next Post

Kecamatan Cibeber Tertinggi Kasus Stunting di Kota Cilegon

Next Post
Kecamatan Cibeber Tertinggi Kasus Stunting di Kota Cilegon

Kecamatan Cibeber Tertinggi Kasus Stunting di Kota Cilegon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

5 Fungsi Control Valve dalam Sistem Kontrol Proses Industri

5 Fungsi Control Valve dalam Sistem Kontrol Proses Industri

by Redaksi
Kamis, 20 Agustus 2026 18:38
0

Control Valve merupakan komponen vital dalam pengendalian proses industri. Valve ini terdiri dari tiga bagian utama yaitu valve body, aktuator,...

Pemkab Serang Senang, Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Penuh Waktu

Pemkab Serang Senang, Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Penuh Waktu

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 20 Agustus 2026 18:08
0

Kepala BKPSDM Kabupetan Serang, Iskandar Nordat, bicara soal rencana pengangkatan guru PPPK Paruh Waktu.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.