“Kita ingin SimpelDesa ini bisa meningkatkan ekosistem sosial dan ekonomi di mana warga Desa di Kabupaten Lebak itu bisa saling terhubung. Kami berharap mudah-mudahan dengan hadirnya simpel desa di Kabupaten Lebak bisa membawa kemajuan atau perubahan untuk desa-desa di Kabupaten Lebak apalagi dipengurusan APDESI yang baru ini. Kami juga berharap banyak terhadap APDESI bisa membawa perubahan terhadap Desa salah satunya dengan mengusung program digitalisasi Desa,” harapnya.
Selain itu, pihaknya berkomitmen untuk turut mengatasi wilayah blank spot di Kabupaten Lebak. Lebih jauhnya, pihaknya akan melakukan tracking terlebih dahulu, dimana saja titik blankspot nya.
“Kita akan tracking berapa persen wilayah di Kabupaten Lebak yang black spot, nah itu insya Allah akan kami solusikan juga dan akan segera kami bangunkan infrastruktur atau jaringan untuk internetnya supaya warga bisa mengakses internet guna kemajuan desa,” tuturnya.
Sementara, Ketua APDESI Lebak Usep Pahlaludin menyampaikan apresiasinya terhadap bentuk kerjasama Telkom atas program SVN yang ingin mewujudkan digitalisasi desa. Menurutnya, aplikasi SimpelDesa sendiri memiliki fitur yang komplit yang dapat membantu berbagai pelayanan publik di desa.
“Tentunya kerjasama ini sangatlah menguntungkan, karena digitaliasi desa ini akan sangat berdampak pada kemajuan desa. Dimana, warga dan Pemdes bisa saling berinteraksi secara langsung bertukar pikirian, selain itu di aplikasi itu juga ada fitur alarm yang mana jika terjadi pencurian warga bisa mengklik alarm itu yang akan terhubung dengan pengguna aplikasi di desa-desa lainnya. Sehingga dengan begitu bisa meningkatkan keamanan di Desa setempat,” pungkasnya .
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak












