Sementara itu, Direktur Operasional KIP Cahyo Antorikso mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan Permen LHK Nomor 52 Tahun 2019 tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah dan Permen LHK Nomor 53 Tahun 2019 tentang Sekolah Adiwiyata, yaitu sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, serta memiliki program nyata untuk mengintegrasikan pelestarian lingkungan dalam kegiatan belajar dan mengajar.
KIP juga berkomitmen mengimplementasikan nilai-nilai Pelabuhan Hijau (Green Port) dalam operasi pelabuhannya.
Selain operasi pelabuhan berbasis Green Port, nilai tersebut juga diimplementasikan melalui program TJSL.
Green School ini merupakan dukungan kepada sekolah terpilih di sekitaran operasi pelabuhan untuk mengembangkan pendidikan karakter dan lingkungan.
“Kami memilih sekolah dasar karena pembentuakan karakter anak di usia emas dan anak usia sekolah dasar memiliki daya observasi sehingga kita bisa mengarahkan ke hal yang positif dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” katanya.
Cahyo menambahkan, dalam program ini, sekolah akan dibina dan didampingi. Mulai dari asesmen sekolah, psikologi anak hingga pengelolaan sampah. Terdapat juga agenda mengajak anak-anak sekolah untuk berkunjung melihat operasi Krakatau Internasional Port. (*)
Reporter: Rajudin
Editor : Aas Arbi











