KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten menghadirkan layanan pembayaran pajak daerah dan kendaraan bermotor dalam ajang Tangsel Otozone 2026 di Bintaro Jaya Xchange Mall 2, pada 16-18 Oktober 2026.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel, Eki Herdiana, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pameran kendaraan, tetapi juga sarana mendekatkan layanan perpajakan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Bapenda Tangsel membuka gerai layanan pembayaran pajak daerah, mulai dari pajak hotel, restoran, hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Sementara itu, Bapenda Provinsi Banten menghadirkan layanan Samsat untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
“Kolaborasi ini kami lakukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses layanan perpajakan. Jadi, pengunjung tidak hanya melihat pameran kendaraan, tetapi juga bisa memanfaatkan layanan pembayaran pajak yang tersedia,” ujar Eki, Jumat 16 Oktober 2026.
Menurutnya, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sekaligus memperluas akses pelayanan publik.
Eki menyebut, pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga mendapat respons positif dari masyarakat. Ia berharap Tangsel Otozone 2026 kembali mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan pembayaran pajak yang disediakan.
Selain melalui kegiatan pameran, Pemkot Tangsel juga memperluas akses pembayaran PKB dan BBNKB melalui sejumlah lokasi pelayanan, di antaranya Kantor Kecamatan Pondok Aren dan kawasan Perpustakaan Kota Tangsel yang terhubung dengan layanan Samsat Serpong.
Ia menambahkan, Pemkot Tangsel juga terus mendorong perluasan transaksi digital daerah agar pembayaran pajak semakin mudah, cepat, dan tepat bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi penyelenggaraan Tangsel Otozone 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan industri otomotif dan berbagai layanan perpajakan.
Dimyati menilai pusat perbelanjaan merupakan lokasi strategis untuk menyosialisasikan program pemerintah karena menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan.
“Pameran seperti ini sangat baik karena masyarakat bisa mendapatkan informasi mengenai teknologi kendaraan, perkembangan industri otomotif, sekaligus mengetahui layanan dan program perpajakan yang tersedia,” katanya.
Ia juga menyoroti tantangan penerimaan pajak kendaraan bermotor di tengah perubahan tren kepemilikan kendaraan, termasuk meningkatnya penggunaan kendaraan listrik yang memiliki ketentuan perpajakan berbeda.
Karena itu, ia berharap pameran otomotif dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengenal berbagai pilihan kendaraan sekaligus mendorong kesadaran dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Dimyati turut mendorong agar kegiatan serupa terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak peserta dan menampilkan beragam jenis kendaraan, termasuk kendaraan listrik.
Ia berharap Tangsel Otozone dapat menjadi ruang promosi industri otomotif sekaligus memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan penerimaan daerah.
“Pemerintah Provinsi Banten menyambut baik kegiatan ini. Kami berharap masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan dan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan jangkauan yang lebih luas,” ujarnya.
Editor Bayu Mulyana












