Rasulullah SAW adalah suri tauladan yang sempurna, tak ada cela disetiap akhlaknya. Banyak Buku yang berisi tentang keluhuran pribadinya namun itu mungkin belum mampu menggambarkan dan melukiskan sepenuhnya tentang kemuliaanya.
Maulid Nabi sudah dilakukan umat Islam sejak tahun kedua hijriah. Keterangan lain menyebut peringatan tersebut bagi umat muslim adalah penghormatan dan pengingatan kebesaran dan keteladanan Nabi Muhammad dengan berbagai bentuk kegiatan budaya, ritual dan keagaamaan.
Wali Qutub Ma’ruf al Karkhi berkata: “Barang siapa menyiapkan makanan dalam rangka pembacaan Maulid, mengumpulkan kerabat / teman, menyalakan lampu, memakai pakaian baru dan wewangian serta membersihkan diri. Semua dilakukan semata-mata demi memuliakan hari kelahiran Rasululloh SAW, maka Allah akan mengumpulkannya dengan kelompok para Nabi yang utama dan dia berada di puncak derajat tertinggi pada hari Kiamat”. (Kitab I’anatut Thalibin) Wallahu ‘alam.
Maulid artinya kelahiran, Maulid Nabi menjadi perayaan yang berkembang di masyarakat setelah Nabi Muhammad SAW wafat, memperingati sosok kelahiran seorang yang penting bagi kita terutama orang muslim.
Memperingati maulid Nabi semata-mata untuk mengenang warisan atau peranan Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya, selain mewarisi apa yang Nabi tinggalkan kepada kita yakni Alquran dan Hadits serta Sunah, akhlak juga menjadi hal yang utama. Nabi Muhammad SAW pernah menyampaikan: “Aku tidak lain diutus untuk menyempurnakan akhlak”.
Rasulullah juga pribadi yang paling mulia akhlaknya. Beliau pandai bersyukur dengan ibadah yang tidak ada bandingannya. Beliau berperilaku sangat mulia. Dalam hadits, Aisyah ra. berkata, “Rasulullah adalah orang yang paling mulia akhlaknya. Tidak pernah berlaku keji. Tidak mengucapkan kata-kata kotor. Tidak berbuat keributan di pasar (di manapun). Tidak pernah membalas dengan kejelekan serupa. Akan tetapi, beliau pemaaf dan pengampun”. (HR Ahmad).
Beliau juga teladan terbaik dalam bertetangga, bergaul, berteman, berkawan dan bermuamalah. Dalam semua itu kita diperintahkan untuk menjadikan beliau sebagai teladan dan model panutan. Keteladanan beliau dalam kesabaran luar biasa, beliau tidak pernah membalas kejahatan orang yang menghujatnya, menghinanya, dan menyakitinya. Prinsipnya, ketika seorang memusuhinya, beliau tidak membalasnya baginya, mungkin kelak anaknya atau cucu-cucunya akan tahu kebenaran risalahnya. Subhanallah… Masya Allah…
Penekanan dakwah beliau yaitu perubahan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari. Atau sering disebut Akhlakul Karimah. Ibadah apapun harus diwujudkan dengan perilaku baik dan terpuji.











