slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Mengenal Gambang Kromong, Satu Usulan Warisan Budaya Tak Benda dari Banten

Redaksi by Redaksi
30-09-2022 09:13:01
in Berita Utama, Umum
Mengenal Gambang Kromong, Satu Usulan Warisan Budaya Tak Benda dari Banten
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten mengusulkan empat warisan budaya tak benda. Keempat warisan budaya tak benda itu adalah Beluk Saman dari Lebak dan sebagiannya ada di Pandeglang, Gambang Kromong dari Kota Tangerang, Bacang (Bakcang) dari Kota Tangerang, dan Silat Besi dari Kota Tangerang.
Gambang kromong adalah kesenian musik tradisional dengan memadukan alat musik gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa, seperti tehyan, gongahyan, dan sukong yang merupakan alat musik gesek. Gambang kromong sendiri diambil dari dari dua buah alat perkusi, yaitu gambang dan kromong.

Awal mula terbentuknya gambang kromong dari Kapiten Tionghoa yang bernama Nie Hoe Kong (倪和岗) ní hé gǎng seorang tuan tanah pemilik perkebunan di Kawasan Ommelanden – Batavia pada abad ke-18, adalah orang yang pertama kali memprakarsai suatu orkes yang mencampur instrumentasi alat musik Tionghoa dan alat musik lokal.
Perkembangan berikutnya terjadi di tahun 1880 wijkmeester Pasa Serenen bernama Bek Teng Tjoe, memformulasikan perpaduan musik Tionghoa dan lokal tersebut sebagai Gambang Kromong dan pada perkembangan selanjutnya, ansambel Gambang Kromong ini akhirnya semakin popular dan menyebar ke kawasan Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Karawang.
Pementasan Gambang Kromong di kalangan Cina Benteng yang ada di Tangerang merupakan salah satu dari luapan ekspresi kesenian mereka.
Penerapan Instruksi Presiden No. 14 tahun 1967 pada masa Orde Baru, berimplikasi besar terhadap kehidupan orang Tionghoa khususnya orang Cina Benteng. Kebijakan yang berlaku mulai 6 Desember 1967 ini menyatakan bahwa setiap ungkapan kebudayaan yang berasal dari kebudayaan Cina harus dilakukan di lingkungan rumah, dan kegiatan yang berkaitan dengan kuil Cina, harus dibatasi di lingkungan kuil.

Baca Juga :

Dindik Banten Batasi Penggunaan Ponsel Siswa, Sekolah di Lebak Bentuk Satgas

Siswa SMAN 1 Cimarga Lebak Mogok Sekolah, Imbas Dugaan Kepsek Melakukan Penganiayaan

Warga Tangerang Desak Kejaksaan Usut Tuntas Dugaan Penyelewengan Dana BOS Rp 10,6 Miliar

Masyarakat Teluknaga Tangerang Desak Dindik Provinsi Banten Tambah Kuota Siswa Baru di SMAN 12

Gambang Kromong yang merupakan kesenian akulturasi masih dapat dipertunjukkan namun terbatas dalam tataran pribadi atau keluarga terkait dengan pola pemukiman orang Cina Benteng yang membentuk kongsi-kongsi yang di dalamnya tinggal keluarga-keluarga yang masih berhubungan misalnya karena adanya pernikahan.

Akan tetapi walaupun Gambang kromong masih dapat dipertunjukkan, di bawah aturan Inpres tersebut menjadikan Gambang Kromong yang lebih kental nuansa Betawinya. Lagu klasik memiliki istilah-istilah yang menggunakan bahasa Cina. Misalnya lagu Phobin yang terdiri Phobin Khong Ji Liok, Peh Pan Thau, Cu Te Pan, Cai Cu Siu, Cai Cu Teng, Seng Kiok. Pada perkembangannya sekarang lagu-lagu klasik yang berbahasa Cina dan not 40 yang menggunakan aksara Cina tidak dipakai terkait dengan pemberlakuan inpres tersebut. Selain itu kesenian yang juga mengiringi Gambang Kromong seperti Tari Cokek, tidak muncul padahal pada kebudayaan Cina Benteng kesenian itu sangat melekat dengan Gambang Kromong.

Dicabutnya Instruksi Presiden No. 14 Tahun 1967 melalui Keppres No 6/2000, Presiden Abdurrahman Wahid mencabut Inpres dan membebaskan orang Cina Banteng untuk merayakan hari besar dan adat serta tradisi mereka. Sehingga Komunitas Cina Benteng dapat mengekspresikan kesenian mereka tanpa perlu kekhawatiran lagi, namun dampak dari pemberlakuan Inpres bagi kesenian Gambang Kromong masih dapat dirasakan dengan berkurangnya maestro yang dapat menyanyikan lagu-lagu klasik dikarenakan ada satu pewarisan generasi yang hilang. (adv)

Tags: Dindik BantenGambang Kromong
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mengenal Silat Bhe Si, Satu Usulan Warisan Budaya Tak Benda dari Banten

Next Post

Mengenal Beluk Saman, Usulan Warisan Budaya Tak Benda dari Banten

Related Posts

Lebak

Dindik Banten Batasi Penggunaan Ponsel Siswa, Sekolah di Lebak Bentuk Satgas

by Nurandi
Selasa, 3 Februari 2026 11:08

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Banten resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.1/0374-Dindikbud/2026 tentang pembatasan...

Read moreDetails

Siswa SMAN 1 Cimarga Lebak Mogok Sekolah, Imbas Dugaan Kepsek Melakukan Penganiayaan

Warga Tangerang Desak Kejaksaan Usut Tuntas Dugaan Penyelewengan Dana BOS Rp 10,6 Miliar

Masyarakat Teluknaga Tangerang Desak Dindik Provinsi Banten Tambah Kuota Siswa Baru di SMAN 12

121 Guru di Lebak Diangkat Jadi PPPK

SMAN 1 Cibadak Gelar Sanlat Ramadan 2025

SMAN 1 Bayah Raih Sertifikat Rekognisi di Ajang Internasional Tsunami United

Jawara Banten Lomba Media Pembelajaran, Ajang Asah Wawasan dan Kreativitas 

PPDB 2024, Pendaftar di SMK 1 Rangkasbitung Membeludak

Tingkatkan Kualitas SDM, 1.458 Guru Diangkat jadi PPPK

Next Post
Mengenal Beluk Saman, Usulan Warisan Budaya Tak Benda dari Banten

Mengenal Beluk Saman, Usulan Warisan Budaya Tak Benda dari Banten

Mengenal Bacang (Bakcang) Satu Usulan Warisan Budaya Tak Benda dari Banten

Mengenal Bacang (Bakcang) Satu Usulan Warisan Budaya Tak Benda dari Banten

Banten Usulkan 4 Warisan Budaya Tak Benda

Banten Usulkan 4 Warisan Budaya Tak Benda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Layanan Zakiah

Pemkab Serang Perluas Layanan Zakiah di Lima Kecamatan

Jumat, 12 Juni 2026 15:03
Polres Serang Hari Bhayangkara

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Lebih dari 150 Personel Polresta Serang Kota Donor Darah

Jumat, 12 Juni 2026 14:41
Gerakan Asri Polda Banten

Polda Banten Gelar Gerakan Asri Polri dan Tebar 3.000 Bibit Ikan Nila di Danau Tasikardi

Jumat, 12 Juni 2026 14:31
Kapal Robot Pertamina

Atasi Sampah Laut, Pertamina Operasikan Kapal Robot Ramah Lingkungan Berbasis AI

Jumat, 12 Juni 2026 14:07
Raperda Kelautan Dibahas, DPRD Banten Bidik Perlindungan Nelayan dan Dongkrak PAD

Raperda Kelautan Dibahas, DPRD Banten Bidik Perlindungan Nelayan dan Dongkrak PAD

Jumat, 12 Juni 2026 13:44
Haji Bolot Sah

Wakil Wali Kota Tangsel Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit

Jumat, 12 Juni 2026 13:09
Layanan Zakiah

Pemkab Serang Perluas Layanan Zakiah di Lima Kecamatan

Jumat, 12 Juni 2026 15:03
Polres Serang Hari Bhayangkara

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Lebih dari 150 Personel Polresta Serang Kota Donor Darah

Jumat, 12 Juni 2026 14:41
Gerakan Asri Polda Banten

Polda Banten Gelar Gerakan Asri Polri dan Tebar 3.000 Bibit Ikan Nila di Danau Tasikardi

Jumat, 12 Juni 2026 14:31
Kapal Robot Pertamina

Atasi Sampah Laut, Pertamina Operasikan Kapal Robot Ramah Lingkungan Berbasis AI

Jumat, 12 Juni 2026 14:07
Raperda Kelautan Dibahas, DPRD Banten Bidik Perlindungan Nelayan dan Dongkrak PAD

Raperda Kelautan Dibahas, DPRD Banten Bidik Perlindungan Nelayan dan Dongkrak PAD

Jumat, 12 Juni 2026 13:44
Haji Bolot Sah

Wakil Wali Kota Tangsel Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit

Jumat, 12 Juni 2026 13:09

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Layanan Zakiah

Pemkab Serang Perluas Layanan Zakiah di Lima Kecamatan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 12 Juni 2026 15:03

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana akan kembali membuka pos pelayanan Zona Klinik Advokasi Hukum (Zakiah) di lima kecamatan di...

Polres Serang Hari Bhayangkara

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Lebih dari 150 Personel Polresta Serang Kota Donor Darah

by Fahmi
Jumat, 12 Juni 2026 14:41

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Serang Kota menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan ini...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak