RANGKASBITUNG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Lebak mencapai 550 kasus dan empat orang meninggal dunia.
Kasus DBD tersebut tersebar di 26 Kecamatan dari 28 Kecamatan di daerah yang dipimpin Bupati Iti Octavia Jayabaya.
Kecamatan Rangkasbitung merupakan daerah paling banyak terdapat kasus DBD mencapai 216 kasus dan 4 meninggal dunia.
“DBD menjadi perhatian serius. Hingga 25 September lalu kasus DBD di Lebak mencapai 550 kasus dan 4 orang meninggal dunia,” kata Rohmat, Kasi Pencegahan dan pengendalian penyakit menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak kepada Radar Banten, Minggu (2/10).
Dengan meningkatkanya kasus DBD di Lebak, kata Rohmat pihaknya mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan pola hidup sehat dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menguras bak air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang yang menjadi tempat nyamuk.
“Ya, gerakan 3M plus dan PSN ini, sangat efektif untuk menghindari munculnya jentik nyamuk Aydes Aegepty sebagai penyebab penyakit demam berdarah,” ujarnya.

