“Sasaran utama tempat ibadah berupa masjid dan mushola. Serta saluran drainase dan bahu jalan yang dilaksanakan secara bergotong royong,” katanya.
Adapun gelar karya bakti dan santunan pada kali ini juga untuk memeriahkan Dirgahayu TNI ke-77 tahun 2022. Dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan persaudaraan antara TNI dan masyarakat.
“Karena memang Karya bakti Badak Putih bertujuan untuk membangun solidaritas dan sinergitas prajurit TNI dengan aparat pemerintah serta komponen masyarakat lainnya. Guna mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini sudah terjalin baik,” katanya.
Warga Desa Kurung Dahu, Umar Saparudin menyambut baik, kegiatan karya bakti Badak Putih.
“Sangat positif mampu menggerakkan warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Jadi bukan hanya mengajak tetapi memang menggerakkan puluhan prajurit yang sudah dibekali alat kebersihan berupa sapu lidi dan mesin pemotong rumput,” katanya.
Walaupun kegiatannya hanya satu hari, akan tetapi telah membuat satu kampung menjadi bersih. Terutama masjid dan mushola semuanya dibersihkan.
“Termasuk bahu jalan yang tadinya dipenuhi rumput liar kini jadi bersih. Jadi tidak memandang itu punya siapa dan halaman siapa tetapi memang TNI mengajarkan kebersamaan dan kekompakan bahwa namanya jalan lingkungan itu jalan bersama jadi dibersihkannya juga bersama-sama,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : A Rozak











