Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak Febby Rizki Pratama membenarkan kejadian tersebut. Katanya, saat kejadian cuaca di lokasi tengah panas terik.
Keterangan Febby membantah keterangan Kepala Desa Citorek Tenggah Ajat, yang sebelumnya menyebut pada kejadian tersebut hujam tengah mengguyur wilayah Citorek.
“Benar, saat kejadian itu kondisinya lagi panas terik. Tidak ada hujan, kalau kemarinnya baru iya hujan, ” benarnya.
Sementara, Kapolsek Cibeber Iptu Rahmat dalam laporannya menyebut para korban sebelumnya sudah pergi ke ladang pesawahan. Namun, untuk mencari penghasilan tambahan mereka pun menggali tanah yang mengandung pasir yang tidak jauh dari persawahan mereka.
“Saat kejadian yakni sekira jam 11.30 WIB, pada saat para korban sedang menggali tanah yang mengandung pasir, posisi tanah tersebut bertebing tiba-tiba longsor tanah dan menimpa keempat korban. Pada saat itu saksi berusaha menolong korban dengan menyingkirkan material longsoran, namun ketika saksi belum mampu mengevakuasi korban. Kemudian saksi meminta pertolongan warga yang ada disekitar TKP untuk ikut membantu evakuasi terhadap korban,” kata Kapolsek dalam laporan yang diterima Radar Banten.
Kata Kapolsek, proses evakuasi berlangsung secara alot karena hanya memakai alat seadanya. Akhirnya pada pukul 13.00 WIB korban berhasil dievakuasi dan langsung dimakamkan di kediaamannya.
“Dalam kejadian ini kita sudah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana











