LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak sembilan mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Cisimeut, Jumat 25 November 2022.
Mereka bagian dari 28 mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan pada Jumat , 25 November 2022 Bus yang mereka tumpangi terguling di Desa Cisimeut, Lebak.
Kepala Puskesmas Cisimeut Dede Herdiansyah mengatakan, bus itu sendiri ditumpangi oleh 28 orang, yaitu 26 mahasiswa dan 2 orang sopir juga kenek. Dari 28 orang itu, 27 nya mengalami luka-luka.
“Yang terluka itu ada 25 mahasiswa, dan 2 orang sopir dan kenek. Dari 25 mahasiswa 9 orang mendapatkan perawatan, karena mereka mengalami syok sehingga butuh istirahat lebih,” kata Dede.
Dede mengatakan, kesembilan korban itu mayoritasnya perempuan. Mereka masih lemas akibat kejadian tersebut.
“Sebetulnya ke-28 orang itu semua mendapatkan perawatan dan diperiksa oleh tenaga kesehatan (nakes) namun kini hanya tinggal 9 orang yang masih di puskesmas,” katanya.
Sementara, mahasiswa lainnya sudah bisa beraktivitas normal. Mereka pun sudah melanjutkan perjalanan mereka ke wilayah permukiman suku adat Baduy.
“Alhamdulillah yang lain sudah bisa beraktivitas, dan sebetulnya kesembikan orang ini juga tidak apa apa, cuma lemes karena syok itu. Kita juga ngobatinya cuma pakai betadine tidak ada yang dijahit,” pungkasnya.
Diketahui, ke-26 mahasiswa itu merupakan mahasiswa Jurusan Sosiologi. Mereka hendak melakukan study resiliensi masyarakat adat Baduy dalam demografi sosial.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi











