RADARBANTEN.CO.ID – PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) memberi beasiswa kepada 20 mahasiswa berprestasi.
Ke-20 mahasiswa penerima beasiswa saat saat ini sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi terkemuka, yaitu di Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Airlangga (Unair) dan Telkom University (Tel-U).
Direktur Utama Artajasa M. Ma’ruf mengatakan, program beaisiswa ini diperuntukan khusus bagi mahasiswa yang memiliki prestasi di kampus mereka, namun memiliki keterbatasan dari sisi ekonomi.
“Program beasiswa ini dikhususkan bagi mahasiswa dengan latar belakang program studi teknik elektrik, teknologi informasi, teknik industri, teknik informatika, sistem informasi dan sistem komputer. Mengingat latar belakang Artajasa sebagai perusahaan yang bergerak di industri teknologi informasi,” ujar Ma’ruf di kantor Artajasa, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Selasa, 29 November 2022.
Menurut Ma’ruf, masing-masing mahasiswa akan memperoleh Rp 5 juta untuk biaya kuliah dari Semester 5 hingga Semester 8, sehingga total beasiswa Rp 400 juta.

Selain itu, mahasiswa penerima beasiswa juga berkesempatan mengikuti pelatihan soft skill dan hard skill dengan mengikuti kegiatan sharing knowledge yang diberikan tim edukasi Artajasa.
Bahkan sambung Ma’ruf, bagi mahasiswa yang tertarik mengambil judul skripsi seputar sistem pembayaran, pihaknya akan membantu dengan menugaskan tim inovation menjadi mentor skripsi mahasiswa.
“Dengan begitu akan meningkatkan kompetensi para mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dikemudian hari,” jelas Ma’ruf.
Selain pemberian beasiswa, tak lupa pihaknya juga memberi donasi laptop sebanyak 16 unit kepada sekolah di Depok, Sleman dan Yogyakarta.
Ma’ruf menjelaskan, bahwa program pemberian beasiswa ini sudah berjalan sejak tahun 2010 lalu, dimana anggarannya diberikan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
“Karena kami percaya kualitas moral bangsa harus dibangun dengan landasan pendidikan yang kuat. Untuk itu, kami menempatkan aspek pendidikan serta pengembangan nilai-nilai sebagai prioritas utama menjalankan program-program CSR secara berkelanjutan agar bermanfaat bagi generasi masa depan,” ucapnya.
Reporter: Syaiful Adha.











